<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4050745571476069787</id><updated>2012-02-17T00:21:29.606-08:00</updated><title type='text'>Wasiat...</title><subtitle type='html'>Berusaha melaksanakan perintah-Nya &amp; menjauhi larangan-Nya serta amarma'ruf &amp; nahimunkar berdasarkan ilmu...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://think-essential.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4050745571476069787/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://think-essential.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>- n/a -</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04439435973090493318</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='10' src='http://3.bp.blogspot.com/_-ogg5WCmaP8/ScReT1mxhjI/AAAAAAAACGs/h5xzFmlC1u8/S220/kangarul_gogle.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>14</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4050745571476069787.post-6417897854799529678</id><published>2008-03-14T06:04:00.000-07:00</published><updated>2011-02-19T22:46:08.851-08:00</updated><title type='text'>Ibadah dalam Islam</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_-ogg5WCmaP8/R9qDA-0uXuI/AAAAAAAAALo/MXXQ7PTd4uo/s1600-h/makna_ibadah.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5177594774503186146" src="http://bp1.blogger.com/_-ogg5WCmaP8/R9qDA-0uXuI/AAAAAAAAALo/MXXQ7PTd4uo/s400/makna_ibadah.jpg" style="float: left; margin: 0px 10px 10px 0px;" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;i&gt;Pemahaman seseorang tentang ibadah kadang terbatas pada aktivitas yg bersifat ritual saja seperti shalat, puasa, zakat dsb... Apa makna &amp;amp; syarat diterimanya ibadah? Dan bagaimana suatu pekerjaan atau perbuatan (hal yang halal atau mubah di luar peribadatan) itu bisa bernilai ibadah di sisi Allah swt?&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tujuan Penciptaan Manusia&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yg ditugaskan di suatu pos, tentu ia harus mengetahui apa sebenarnya tujuan ia ditempatkan di pos tersebut. Demikian pula dengan manusia, sudah sewajibnya kita tahu apa tujuan Allah swt menciptakan kita...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i style="color: #009900; font-weight: bold;"&gt;"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi (menyembah) kepada-Ku"&lt;/i&gt;&lt;span style="color: #009900; font-weight: bold;"&gt;.&lt;/span&gt; (QS. 51:56).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini jelaslah, bahwa tujuan penciptaan manusia dan jin hanyalah untuk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mengabdi &amp;amp; menyembah&lt;/span&gt; Allah, &lt;a href="http://3-landasan-utama.blogspot.com/"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;beribadah&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; kepada Allah semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Makna Ibadah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Secara bahasa ibadah berarti tunduk dan taat. Sedangkan menurut istilah, ibadah berarti &lt;span style="color: #009900;"&gt;segala perkataan dan perbuatan yang dicintai serta diridhai Allah swt, baik yg bersifat lahir (nampak) maupun bathin (tersembunyi)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ada sebagian orang yg kurang benar dalam memahami arti dari ibadah. Mereka menganggap ibadah hanyalah terbatas pada ibadah ritual yg tercantum dalam rukun Islam, yaitu syahadat, shalat, puasa, zakat dan haji. Padahal sebenarnya ibadah sendiri tidak mempunyai arti sesempit itu. Sebaliknya rukun Islam inilah yg seharusnya menjadi titik tolak bagi seorang muslim dalam merealisasikan ibadah dalam seluruh aspek kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad Quthb dalam sebuah bukunya menuliskan: "&lt;i&gt;Perasaan seorang muslim dalam perjalanan mencari rizki, mencari ilmu, mengupayakan kemakmuran bumi dan setiap aktivitas fisik, akal dan jiwanya adalah (bisa bernilai) ibadah. (Nilai) Ibadah yg dilaksanakan dengan keikhlasan yg sama dengan keikhlasan untuk melaksanakan (ibadah) shalat&lt;/i&gt;." Ternyata menuntut ilmu, mendidik &amp;amp; membesarkan anak, bekerja keras mencari nafkah untuk keluarga, bahkan menyingkirkan duri dari jalanan pun &lt;span style="font-style: italic;"&gt;bisa mempunyai nilai ibadah&lt;/span&gt;. Tentunya ada syarat-syarat tertentu, hingga sesuatu yg kita kerjakan dinilai Allah sebagai ibadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Syarat Diterimanya Ibadah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tiga syarat yg harus dipenuhi agar ibadah kita diterima Allah swt:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Lillah&lt;/i&gt;, yaitu niat yg &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;ikhlash&lt;/span&gt;, niat hanya karena Allah swt semata, niat hanya untuk mencari keridhaan Allah swt.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Billah&lt;/i&gt;, yaitu &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;pelaksanaannya seperti yg diperintahkan Allah dan yg dicontohkan oleh Rasulullah (ittiba')&lt;/span&gt;. Misalnya, kita mecontoh bagaimana Rasulullah shalat, puasa, bersillaturrahiim, bertetangga, bertutur kata, memimpin umat dan sebagainya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Illallaah&lt;/i&gt;, yaitu dengan tujuan hanya &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;untuk mencari keridhaan Allah semata&lt;/span&gt;. Firman Allah: &lt;i&gt;Dan di antara manusia ada orang yg mengorbankan dirinya karena mencari keridhaan Allah; dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya&lt;/i&gt;. (QS. 2:207)&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Jika salah satu saja syarat di atas tidak terpenuhi dalam melaksanakan peribadatan kepada Allah swt, maka &lt;a href="http://think-essential.blogspot.com/2007/10/prinsip-ibadah-yang-benar.html" style="font-style: italic;"&gt;ibadah tersebut tertolak&lt;/a&gt; dan tidak bernilai ibadah di sisi Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bekerja &amp;amp; Mengerjakan Hal yang Mubah Bisa Bernilai Ibadah di Sisi Allah SWT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Melaksanakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;suatu aktivitas kebaikan (hal yang halal atau mubah) di luar peribadatan&lt;/span&gt; misalnya bekerja mencari nafkah, maka syarat minimal yg harus terpenuhi agar pekerjaan tersebut dapat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;bernilai ibadah&lt;/span&gt; di sisi Allah swt adalah memenuhi persyaratan ‘&lt;span style="font-style: italic;"&gt;lillah&lt;/span&gt;’ yaitu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;a href="http://kangarul.blogspot.com/2006/10/al-ikhlash-ikhlas.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;niat&lt;/span&gt; yang ikhlash&lt;/a&gt;, niat untuk menafkahi keluarga, niat mencari rezeki yang baik &amp;amp; halal, ...niat untuk mencari keridhaan Allah swt.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw bersabda: &lt;span style="color: #009900; font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;"Bahwasanya segala amal perbuatan itu tergantung pada niat..."&lt;/span&gt; (HR. Bukhari-Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Contoh&lt;/span&gt;, seseorang yg pergi bekerja dengan niat hanya untuk mencari dunia semata atau untuk menumpuk harta semata &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tanpa dibarengi niat yg lebih dari itu&lt;/span&gt;, yaitu niat ikhlash atau niat untuk menafkahi anak dan istri dengan rizki yg baik &amp;amp; halal, maka &lt;span style="font-style: italic;"&gt;gugurlah nilai ibadah&lt;/span&gt; dari usaha kerja tersebut walaupun dia berhasil memperoleh apa yg dia inginkan atau niatkan yaitu uang atau harta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makan juga akan &lt;i&gt;bernilai ibadah&lt;/i&gt; jika kita &lt;i&gt;niatkan&lt;/i&gt; bahwa &lt;i&gt;dengan  makan maka kita akan menjadi sehat dan kuat sehingga kita akan selalu  siap untuk beraktivitas, berfikir dan beribadah dengan baik&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka... &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jangan sia-siakan segala bentuk aktifitas kebaikan kita sehari-hari walau hanya menyingkirkan duri dari jalanan, ber-niatlah-lah dengan ikhlash&lt;/span&gt;, maka &lt;span style="font-style: italic;"&gt;insya allah&lt;/span&gt; semua aktivitas kita &lt;span style="font-style: italic;"&gt;bisa bernilai ibadah &amp;amp;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pahala&lt;/span&gt; di sisi Allah swt. Dan jangan lupa &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;ucapkanlah basmallah&lt;/span&gt; atau do'a-do'a yang dicontohkan Rasulullah saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Taqwa adalah tujuan Ibadah.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Hai manusia, sembahlah Rabb-mu Yg telah menciptakanmu dan orang-orang yg sebelummu, agar kamu bertaqwa"&lt;/i&gt;. (QS. 2:21)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat tersebut menerangkan bahwa tujuan dari ibadah adalah untuk membentuk insan yg bertakwa. Jika ibadah itu tidak menghasilkan takwa, maka perlu ditinjau kembali kebenaran niat &amp;amp; pelaksanaan ibadah tersebut. Apakah sudah benar ia berniat dengan ikhlash mencari ridho Allah, apakah cara pelaksanaannya sudah sesuai dengan petunjuk Allah dan Rasulullah, dsb. &lt;b&gt;&lt;i&gt;Hasil dari takwa seorang muslim yg telah mampu mencapai derajat takwa akan diberi Allah beberapa hal, diantaranya&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Furqan&lt;/i&gt;, yaitu pembeda antara yg haq dan yg bathil. "&lt;i&gt;Hai orang- orang beriman, jika kamu bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan kepadamu furqaan &lt;/i&gt;..." (QS. 8:29). Banyak orang yg kini melihat sesuatu yg bathil itu seperti yg haq dan sebaliknya sesuatu yg haq itu seperti yg bathil hingga terjadi percampuran antara haq &amp;amp; kebathilan. Disinilah urgensi furqaan, yg dengannya kita dapat membedakan dan melihat dengan jelas bahwa sesuatu yg haq itu haq dan yg bathil itu bathil.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jalan keluar, rizki dan kemudahan. &lt;i&gt;"...Barangsiapa yg bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yg tidak disangka-sangkanya ... Dan barangsiapa yg bertaqwa kepada Allah niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya"&lt;/i&gt;. (QS. 65:2,3,4). Misalnya sebuah keluarga berada dalam kesulitan ekonomi. Tiba-tiba secara tidak disangka-sangka keluarga tersebut mendapat hadiah yg dapat mereka gunakan untuk meringankan beban ekonomi tersebut. Inilah rizki yg Allah janjikan bagi orang yg bertakwa.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berkah atau kebaikan yg banyak. "&lt;i&gt;Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi&lt;/i&gt;, ..." (QS. 7:96). Sepiring makanan yg mempunyai berkah akan dapat mengenygkan sekeluarga. Sebalik-nya, makanan yg tidak mengandung berkah tidak akan dapat mengenygkan, walaupun hanya satu orang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ampunan &amp;amp; Surga. &lt;i&gt;Dan bersegera-lah kamu kepada ampunan dari Rabbmu dan kepada surga yg luasnya seluas langit dan bumi yg disediakan untuk orang-orang yg bertaqwa&lt;/i&gt;, (QS. 3:133) Selain itu masih banyak lagi hasil dari takwa yg disebutkan dalam Al-Quran. Siapakah yg ingin mendapat anugerah tersebut? Berusahalah menjadi manusia yg bertakwa dengan jalan taat beribadah kepada-Nya.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Dari berbagai sumber,&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wallahu 'alam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sedikit tentang Bid'ah (Harus disampaikan!)…&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bid'ah adalah hal-hal baru dalam perkara agama (ibadah) &lt;i&gt;atau&lt;/i&gt; amalan-amalan yang disandarkan kepada Islam, &lt;i&gt;padahal Islam sama-sekali tidak mengajarkan hal-hal tsb&lt;/i&gt; dan Rasulullah saw atau para sahabat Beliaupun tidak mencontohkannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;i&gt;Janganlah kamu sekalian mengada-adakan urusan-urusan yang baru (dalam hal ibadah), karena sesungguhnya mengadakan hal yang baru ialah bid’ah, dan setiap bid’ah ialah sesat&lt;/i&gt;”. [Hadits Riwayat Abdu Daud, dan At-Tirmidzi; hadits hasan shahih].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;i&gt;Adapun hal-hal yang di luar perkara/amalan ibadah&lt;/i&gt;” selama tidak ada syari'at yang mengharamkannya adalah boleh-boleh saja atau halal-halal saja. Contohnya orang yang bepergian pakai mobil ataupun pesawat terbang silahkan saja. Jangan mengatakan bahwa, "&lt;i&gt;Mobil adalah bid'ah karena dahulu zaman Rasulullah tidak ada mobil dan Beliau tidak naik mobil tapi naik unta&lt;/i&gt;". Pemahaman tersebut adalah keliru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalil lainya…&lt;br /&gt;Dari Ummul mukminin, Ummu ‘Abdillah, ‘Aisyah radhiallahu ‘anha, Ia berkata bahwa Rasulullah bersabda: “&lt;i&gt;Barangsiapa yang mengada-adakan sesuatu dalam urusan agama kami ini yang bukan dari kami, maka dia tertolak&lt;/i&gt;”. [Bukhari dan Muslim]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat lain: “&lt;i&gt;Barangsiapa melakukan suatu amal yang tidak sesuai urusan kami, maka dia tertolak&lt;/i&gt;”. [Bukhari no. 2697, Muslim no. 1718]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Jabir bin Abdullah, bahwa Rasulullah SAW bersabda (dalam khutbah beliau), ”&lt;i&gt;Amma ba’du, sesungguhnya perkataan yang paling baik adalah kitab Allah, sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad, dan seburuk-buruk perkara adalah yang baru (dibuat-buat dalam agama) dan setiap bid’ah adalah sesat&lt;/i&gt;” [Muslim]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Islam telah sempurna...&lt;br /&gt;Allah swt telah menyempurnakan agama Islam. Segala perkara telah diatur dan disyari'atkan oleh Allah. &lt;i&gt;Jadi, tak sesuatu yang yang baik, kecuali telah dijelaskan oleh Islam dalam Al-Quran dan Sunnah. Demikian pula, tak ada sesuatu yang buruk, kecuali telah diterangkan dalam Islam&lt;/i&gt;. Inilah kesempurnaan Islam yang dinyatakan dalam firman-Nya, "&lt;i&gt;Pada hari Ini Telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan Telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan Telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu&lt;/i&gt;" [QS Al-Maidah: 3]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Catatan saya:&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;“&lt;i&gt;Sesungguhnya umatku akan terpecah menjadi 73 golongan, satu golongan masuk syurga dan tujuh puluh dua golongan masuk (mampir dulu ke) neraka, lalu shahabat bertanya, “Ya Rasulullah, siapakah satu golongan itu?” Beliau menjawab, ”Golongan yang mengikuti jejakku dan jejak shahabatku”&lt;/i&gt;” (HR Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam adalah agama untuk seluruh manusia di muka bumi ini dan bukan agamanya orang Jawa atau agamanya orang Indonesia saja. Ada beberapa pertanyaan yang layak kita renungi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Apakah orang muslim di Indonesia “pasti lebih baik ke-islamannya” dibanding dengan orang muslim di luar Indonesia (Timur Tengah dll)? &lt;br /&gt;• Al Quran diturunkan Allah swt dalam bahasa Arab, begitu juga Hadits-hadits Rasulullah SAW juga dalam bahasa Arab. Apakah "kebanyakan" orang muslim di Indonesia menguasai bahasa Arab dengan baik? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penafsiran yang salah dari &lt;i&gt;Ulama adalah Pewaris Nabi&lt;/i&gt; banyak melahirkan distorsi-distorsi dari kemurnian Islam dan melanggengkan praktek-praktek ke-bid'ah-an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://cuka-apel-organik.blogspot.com/"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;See Download!&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4050745571476069787-6417897854799529678?l=think-essential.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://think-essential.blogspot.com/feeds/6417897854799529678/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4050745571476069787&amp;postID=6417897854799529678' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4050745571476069787/posts/default/6417897854799529678'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4050745571476069787/posts/default/6417897854799529678'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://think-essential.blogspot.com/2008/03/makna-ibadah-dalam-islam.html' title='Ibadah dalam Islam'/><author><name>- n/a -</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04439435973090493318</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='10' src='http://3.bp.blogspot.com/_-ogg5WCmaP8/ScReT1mxhjI/AAAAAAAACGs/h5xzFmlC1u8/S220/kangarul_gogle.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_-ogg5WCmaP8/R9qDA-0uXuI/AAAAAAAAALo/MXXQ7PTd4uo/s72-c/makna_ibadah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4050745571476069787.post-3973695952653742328</id><published>2007-10-07T18:51:00.000-07:00</published><updated>2009-10-27T05:00:21.159-07:00</updated><title type='text'>Dirikanlah Shalat! (Shalat Khusyu'?)</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_-ogg5WCmaP8/RzQBNJp5IoI/AAAAAAAAACE/n0PuzLdmpWg/s1600-h/shalat3.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5130727200923394690" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left;" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_-ogg5WCmaP8/RzQBNJp5IoI/AAAAAAAAACE/n0PuzLdmpWg/s200/shalat3.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pentingnya shalat &amp;amp; begitu tingginya nilai/kedudukan shalat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- Amalan/ibadah wajib yg &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tidak bisa ditawar-tawar&lt;/span&gt;;&lt;br /&gt;- Amalan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;yg pertama dihisab Allah swt&lt;/span&gt;;&lt;br /&gt;- Perintah shalat tidak diturunkan melalui perantara Jibril (wahyu) tapi langsung dari Allah kepada Rasul-Nya;&lt;br /&gt;- Shalat adalah &lt;a style="font-style: italic;" href="http://temp-zzz.blogspot.com/2008/09/airmata-rasulullah-saw.html"&gt;wasiat terakhir rasulullah saw&lt;/a&gt; sebelum Beliau wafat;&lt;br /&gt;- &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pembeda antara orang muslim dgn kekafiran&lt;/span&gt; adalah shalat;&lt;br /&gt;- Nilai shalat 2 rakaat sebelum shalat wajib subuh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;lebih baik daripada dunia dan seisinya&lt;/span&gt;;&lt;br /&gt;- ...&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan &lt;strong&gt;dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; (QS. Thaahaa: 14)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Shalat Khusyu'&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Di dalam surat Al-Mu'minun disebutkan beberapa ciri orang beriman. Salah satunya adalah apabila shalat, maka shalatnya itu khusyu'. Kutipannya sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Telah beruntunglah orang-orang yg beriman, yaitu mereka yg di dalam shalatnya khusyu'&lt;/em&gt;. (QS. Al-Mu'minun: 1-2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila kita buka kitab tasfir untuk mengetahui apa latar belakang turunnya ayat ini, kita dapati bahwa Rasulullah SAW dan beberapa shahabat sebelumnya pernah melakukan gerakan tertentu di dalam shalatnya, lalu diarahkan agar tidak lagi melakukannya. Bentuk arahannya adalah menerapkan shalat yg khusyu'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dari Abi Hurairah ra berkata bahwa dahulu Rasulullah SAW bila shalat mengarahkan pandangannya ke langit. Maka turunlah ayat: yaitu orang yg di dalam shalatnya khusyu'. Maka beliau menundukkan pandangannya.&lt;/em&gt; (HR. Al-Hakim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Maradawaih meriwayatkan bahwa sebelumnya beliau SAW menoleh saat shalat. Saad bin Manshur dari Abi Sirin meriwayatkan secara mursal bahwa beliau SAW sebelumnya shalat dg memejamkan mata, lalu turunlah ayat ini. Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dg mursal bahwa para shahabat dahulu pernah shalat dg memandang ke langit. lalu turunlah ayat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihat tafsir Al-Baidhawi halaman 451 dan Tasfir Al-Munir oleh Dr. Wahbah Az-Zuhaili jilid 18 halaman 10.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Khusyu' Bukan Keluar dari Dunia Nyata&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dari tafsir tentang ayat khusyu' di atas jelaslah bahwa taujih (arahan) rabbani dari Allah SWT tentang shalat khusyu' bukan lantaran nabi SAW tidak melakukan kontemplasi dalam shalat, melainkan karena beliau dan para shahabat melakukan gerakan-gerakan yg dianggap tidak layak untuk dilakukan di dalam shalat. Seperti memandang ke langit, memejamkan mata atau menoleh ke kanan dan ke kiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun masalah kontemplasi dan keterputusan hubungan saat shalat dg dunia nyata, bukanlah hal yg dimaksud dg khusyu' itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ibarat seorang pengemudi di jalan raya, dikatakan khusyu' kalau dia konsentrasi dalam berkendaraan. Konsentrasi yg dimaksud tentu bukan berarti matanya tertutupatautelinganya disumbat sehingga tidak meliaht atau mendengar apapun, agar konsentrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malah bila dia melakukan hal-hal di atas, besar kemungkinan akan terjadi kecelakaan di jalan. Sebab apa yg dilakukannya bukan konsentrasi, melainkan menutup diri dari semua petunjuk dan lalu lalang di jalan raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka seorang yg shalat dg khusyu' &lt;em&gt;bukanlah orang yg shalat dg menutup mata, menutup telinga dan menutup diri dari keadaan lingkungan sekitarnya&lt;/em&gt;. Sebaliknya, justru orang yg shalatnya khusyu' itu adalah orang yg sangat peduli dan sadar atas apa yg terjadi pada dirinya, lingkungannya serta situasi yg ada saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa sih orang yg paling khusyu' shalatnya di dunia ini? Pasti kita sepakat menjawab bahwa nabi Muhammad SAW adalah orang yg paling khusyu' dalam shalat. Maka definisi dan &lt;em&gt;standarisasi khusyu' yg benar hanyalah semata-mata yg paling sesuai dg shalat beliau&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak dibenarkan untuk membuat definisi dan standar shalat khusyu' sendiri menurut logika serta khayal kita. Sebab nanti akan muncul ribuan bahkan jutaan definisi shalat khusyu' yg sangat beragam, bahkan satu dg lainnya saling bertolak-belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal satu-satunya rujukan dalam masalah shalat hanyalah apa yg pernah dikerjakan oleh Rasulullah SAW. Bahkan beliau tegaskan lagi dg sabdanya, "&lt;em&gt;Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku shalat&lt;/em&gt;."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka gambaran shalat khusyu' itu perlu kita pahami secara lebih luas, tidak terbatas pada bentuk-bentuk yg selama ini umumnya dipahami orang. Sebab kenyataannya begitu banyak fakta yg menunjukkan bahwa Rasulullah SAW melakukan shalat dg berbagai keadaan, diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Rasulullah SAW pernah shalat sambil menggendong bayi; Rasulullah SAW pernah memperlama sujudnya, karena ada cucunya yg naik ke atas punggungnya; Rasulullah SAW pernah mempercepat shalatnya saat menjadi imam, hanya lantaran beliau mendengar ada anak kecil menangis; Rasulullah SAW memerintahkan orang yg shalat untuk mencegah seseorang lewat di depannya, bahkan menghalanginya; Rasulullah SAW pernah memerintahkan orang yg shalat untuk membunuh ular serta hewan liar lainnya; Rasulullah SAW saat menjadi imam pernah lupa gerakan shalat tertentu, bahkan salah menetapkan jumlah bilangan rakaat, sehingga beliau melakukan sujud sahwi; Rasulullah SAW mensyariatkan fath kepada makmum bila mendapati imam yg lupa bacaan atau gerakan, sedangkan buat jamaah wanita cukup dg bertepuk tangan; Rasululah SAW mengajarkan shalat khauf dg berjamaah yg gerakannya sangat unik dan jauh dari kesan khusyu'; Rasulullah SAW pernah melakukan shalat di atas kendaraan (hewan tunggangan/ unta) yg berjalan, baik shalat wajib maupun shalat sunnah, beliau membiarkan tunggangannya menghadap kemana pun; Rasulullah SAW pernah memindahkan tubuh atau kaki isterinya saat sedang shalat karena dianggap menghalangi tempat shalatnya; Rasulullah SAW mengajarkan orang yg shalat untuk menjawab salam dg isyarat.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dg semua fakta di atas, masihkah kita akan mengatakan bahwa shalat khusyu' itu harus selalu berupa kontemplasi ritual tertentu? Haruskah shalat khusyu' itu membuat pelakunya seolah meninggalkan alam nyata menuju alam ghaib tertentu, lalu bertemu Allah SWT seolah pergi menuju sidratil muntaha bermikraj? Benarkah shalat khusyu' itu harus membuat seseorang tidak ingat apa-apa di dalam benaknya, kecuali hanya ada wujud Allah saja? Benarkah shalat khusyu' itu harus membuat seseorang bersatu kepada Allah SWT?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita kaitkan dg realita dan fakta shalat nabi SAW sendiri, tentu semua asumsi itu menjadi tidak relevan, sebab nabi yg memang tugasnya mengajarkan kita untuk shalat, ternyata shalatnya tidak seperti yg dibaygkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau tidak pernah &lt;em&gt;'kehilangan ingatan'&lt;/em&gt; saat shalat. Beliau tidak pernah memanjangkan shalat saat jadi imam shalat berjamaah, kecuali barangkali hanya pada shalat shubuh, karena fadhilahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalaupun diriwayatkan beliau pernah shalat sampai bengkak kakinya, maka itu bukan shalat wajib, melainkan shalat sunnah. Dan panjangnya shalat beliau bukan karena beliau asyik &lt;em&gt;'meninggalkan alam nyata'&lt;/em&gt; lantaran berkontemplasi, namun karena beliau membaca ayat-ayat Al-Quran dg jumlah lumayan banyak. Tentunya dg fasih dan tartil, sebagaimana yg Jibril ajarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan beliau pernah membaca surat Al-Baqarah (286 ayat), surat Ali Imran (200 ayat) dan An-Nisa (176ayat) hanya dalam satu rakaat. Untuk bisa membaca ayat Quran sebanyak itu, tentu seseorang harus ingat dan hafal apa yg dibaca, serta tentunya memahami makna dan nilai-nilai yg terkandung di dalam tiap ayat itu. Kalau yg membacanya sibuk 'berkontemplasi dg dunia ghaib', maka tidak mungkin bisa membaca ayat sebanyak itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka shalat khusyu' itu adalah shalat yg mengikuti nabi SAW, baik dalam sifat, rukun, aturan, cara, serta semua gerakan dan bacaannya. Bagaimana nabi SAW melakukan shalat, maka itulah shalat khusyu'.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(Ahmad Sarwat, Lc.)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#Kata &lt;a href="http://www.dtjakarta.or.id/"&gt;&lt;strong&gt;Aa Gym&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;, tentang Shalat Khusyu':&lt;br /&gt;1. &lt;strong&gt;Sadar dengan menghadirkan hati&lt;/strong&gt;. &lt;em&gt;Sadar bahwa kita sedang shalat, kita sedang berkomunikasi dengan Sang Khalik, Zat yang telah menciptakan diri-diri kita, Zat Yang Maha Agung, Zat Yang Maha Sempurna.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;strong&gt;Tahu &amp;amp; faham arti setiap bacaan yang kita ucapkan di dalam shalat&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;.&lt;/span&gt; &lt;em&gt;Dengan mengucapkan "Alhamdulillaahi Rabbil'alamiin..." Kita tahu, sadar dan meyakini dalam hati bahwa "Segala puji hanya milik Allah swt, Rabb semesta alam..."&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;3. &lt;strong&gt;Mengagungkan Allah SWT&lt;/strong&gt;, &lt;em&gt;Zat Yang Maha Besar yg sedang kita ibadahi&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;4. Menghilangkan hal-hal yang bisa mengurangi ke-khusyu'-an shalat misalnya menahan lapar, menahan buang air kecil dst...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;#&lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://temp-zzz.blogspot.com/2008/12/bacaan-sesudah-shalat-lima-waktu.html"&gt;Bacaan Sesudah Shalat 5 Waktu&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Renungan Hadist:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a., dia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda: "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sesungguhnya salat yg paling berat bagi orang munafik adalah shalat Isya’ dan shalat Subuh. Sekiranya mereka mengetahui apa yg terkandung di dalamnya, niscaya mereka akan mendatangi keduanya sekalipun dgn merangkak&lt;/span&gt;." (HR. Bukhari Muslim)&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);font-size:85%;" &gt;&lt;a href="http://nasa277.googlepages.com/shalat_khusyu.zip"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 255);"&gt;&lt;a href="http://temp-zzz.blogspot.com/2008/03/shalat-itu-wajib-shalat-itu-tiang-agama.html"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4050745571476069787-3973695952653742328?l=think-essential.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://think-essential.blogspot.com/feeds/3973695952653742328/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4050745571476069787&amp;postID=3973695952653742328' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4050745571476069787/posts/default/3973695952653742328'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4050745571476069787/posts/default/3973695952653742328'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://think-essential.blogspot.com/2007/10/shalat-khusyu.html' title='Dirikanlah Shalat! (Shalat Khusyu&apos;?)'/><author><name>- n/a -</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04439435973090493318</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='10' src='http://3.bp.blogspot.com/_-ogg5WCmaP8/ScReT1mxhjI/AAAAAAAACGs/h5xzFmlC1u8/S220/kangarul_gogle.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_-ogg5WCmaP8/RzQBNJp5IoI/AAAAAAAAACE/n0PuzLdmpWg/s72-c/shalat3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4050745571476069787.post-6552525665464055318</id><published>2007-10-07T18:49:00.000-07:00</published><updated>2007-11-08T22:51:57.707-08:00</updated><title type='text'>Makna Syahadat..?</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_-ogg5WCmaP8/RzQDCJp5IrI/AAAAAAAAACc/uB9jCFdn9cQ/s1600-h/syahadat1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5130729210968089266" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_-ogg5WCmaP8/RzQDCJp5IrI/AAAAAAAAACc/uB9jCFdn9cQ/s200/syahadat1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;A. Laailahaillallah&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat &lt;em&gt;Laailahaillallah&lt;/em&gt; &lt;a href="http://bp1.blogger.com/_-ogg5WCmaP8/RzQCApp5IpI/AAAAAAAAACM/hjgPft99Cd8/s1600-h/syahadat1.jpg"&gt;&lt;/a&gt;mempunyai kedudukan yg agung. Ia memiliki aturan, syarat-syarat, makna khusus &amp;amp; konsekuensi. Barang siapa yg mengucapkan dgn jujur maka Allah akan memasukannya dalam surga &amp;amp; barang siapa yg mengucapkannya dgn dusta maka darah &amp;amp; hartanya masih terjaga di dunia akan tetapi kelak di akhirat hisabnya diserahkan kepada Allah Ta’ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Maka sesungguhnya Allah mengharamkan atasnya neraka bagi orang yg mengucapkan Laailahaillallah karena merapkan wajah Allah&lt;/em&gt;” (HR Bukhari &amp;amp; Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat ini pendek lafadznya, sedikit hurufnya &amp;amp; ringan diucapkan, namun memiliki bobot yg sangat berat di dalam timbangan keadilan. Ibnu Hibban &amp;amp; Al Hakim telah meriwayatkan dari Abu Sa’id Al Khudri bahwa Rasulullah SAW bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Musa pernah berkata wahai Tuhanku, ajarilah aku sesuatu yg dapat aku pakai untuk ingat kepada-Mu &amp;amp; do’a kepada-Mu, Allah berfirman: Wahai Musa ucapkanlah ‘Laailahaillallah’, Musa berkata: Semua hamba-Mu mengucapkan hal ini. Allah berfirman: Wahai Musa seandainya tujuh langit &amp;amp; penghuninya selain Aku &amp;amp; tujuh bumi ini di salah satu timbangan &amp;amp; Laailahaillallah diletakkan di daun timbangan lainnya, niscaya Laailahaillallah akan lebih berat dari itu semua&lt;/em&gt;” (HR Hakim &amp;amp; Ibnu Hibban dalam Maurid Adh Dhom’an)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadist ini menunjukkan &lt;em&gt;Laailahaillallah&lt;/em&gt; merupakan dzikir yg paling utama. Sebagaimana yg ditegaskan oleh hadist dari Abdullah Ibnu Umar, Rasulullah bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Sebaik-baik do’a adlah do’a di hari ‘arafah &amp;amp; sebaik-baik do’a yg aku ucapkan demikian pula para nabi sebelumku adalah do’a &lt;strong&gt;Laailahaillallah wahdahu laa syarikalah, lahulmulku walahul hamdu wahuwa ‘ala kuli syai-in qadiir&lt;/strong&gt; (Tidak ada yg berhak disembah kecuali Allah Yg Esa tidak ada sekutu baginya, milik-Nya segala kekuasaan &amp;amp; pujian &amp;amp; Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu)&lt;/em&gt;” (HR Ahmad &amp;amp; Tirmidzi dalam Ad Da’awat No. 3579)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara dalil yg juga menunjukkan &lt;em&gt;Laailahaillallah&lt;/em&gt; memiliki bobot yg sangat berat di dalam timbangan keadilan adalah hadist yg diriwayatkan oleh Tirmidzi, ia menghasankannya An Nasa’I &amp;amp; Al Haakim, ia berkata hadist ini shahih atas syarat Imam Muslim dari Abdullah bin ‘Amr, Rasulullah SAW bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Akan dipanggil seorang dari umatku di atas para pemuka makhluk pada hari kiamat kemudian dibentangkan baginya 99 sijjil (catatn amal) masing-masing &lt;strong&gt;sijjil&lt;/strong&gt; sepanjang pan&amp;amp;gan mata. Lalu dikatakan kepadanya: ‘Apa kamu mengingkari hal ini?’ Ia menjawab: ‘Tidak wahai tuhanku’. Ia ditanya apa kamu punya alasan lain atau kebajikan?’ Dgn rasa takut ia menjawab: ‘Tidak punya.’ Lalu ia diberi tahu: ‘Sesungguhnya kamu memiliki beberapa kebajikan di sisi Kami &amp;amp; kamu tidak akan didzalimi sedikitpun kemudian dikeluarkan baginya sebuah &lt;strong&gt;bithaqah&lt;/strong&gt; (kartu ucapan amal) yg di dalamnya tertulis -&lt;strong&gt;Asyhadu anlaailaha illallah wa asyhadu anna muhammadarrasulullah&lt;/strong&gt;-‘ Maka ia berkata: ‘Wahai tuhanku apa maksud dari bithaqah &amp;amp; sijjil ini?’ Dikatakan kepadanya: ‘Engkau tidak akan didzalimi sedikitpun’. Lalu sijjil-sijjil itu diletakkan di salah satu daun timbangan &amp;amp; bithaqah di daun timbangan lainnya, tiba-tiba sijjil itu menjadi ringan se&amp;amp;gkan bithaqah malah tambah berat&lt;/em&gt;.” (HR Tirmidzi No. 2641 dalam Al Imaan, Al hakim (1/5-6) &amp;amp; selain keduanya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat &lt;em&gt;Laailahaillallah&lt;/em&gt; memiliki 2 (dua) rukun, yaitu:&lt;br /&gt;1. &lt;em&gt;Annafyu &lt;/em&gt;artinya meniadakan seluruh sesembahan selain Allah Ta’ala&lt;br /&gt;2. &lt;em&gt;Al Itsbaat&lt;/em&gt; artinya menetapkan bahwa yg berhak disembah hanyalah Allah Ta’ala saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat &lt;em&gt;Laailahaillallah&lt;/em&gt; tidak bermanfaat bagi orang-orang yg mengucapkannya kecuali dgn memenuhi 7 (tujuh) persyaratan, yaitu:&lt;br /&gt;1. &lt;em&gt;Al Ilmu&lt;/em&gt; artinya mengetahui maknanya.&lt;br /&gt;2. &lt;em&gt;Al Yakin&lt;/em&gt; artinya meyakini sepenuhnya kebenaran kalimat itu tanpa ragu &amp;amp; bimbang sedikitpun.&lt;br /&gt;3. &lt;em&gt;Al Ikhlas&lt;/em&gt; artinya ikhlas tanpa disertai kesyirikan sedikitpun.&lt;br /&gt;4. &lt;em&gt;Ash Shidqu&lt;/em&gt; artinya jujur tanpa disertai sifat kemunafikan.&lt;br /&gt;5. &lt;em&gt;Al Mahabbah&lt;/em&gt; artinya mencintai kalimat ini &amp;amp; segala konsekuensinya serta merasa gembira dgn hal itu.&lt;br /&gt;6. &lt;em&gt;Al Inqiyaad&lt;/em&gt; artinya tunduk &amp;amp; patuh melaksanakan hak-hak kalimat ini dgn cara melaksanakan kewajiban atas dasar ikhlas &amp;amp; mencari ridha Allah, ini termasuk konsekuensinya.&lt;br /&gt;7. &lt;em&gt;Al Qabuul&lt;/em&gt; artinya apa a&amp;amp;ya tanpa menolak, hal ini dibuktikan dgn melaksanakan perintah &amp;amp; meninggalkan larangan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Imam Ibnu Rajab berkata: “&lt;em&gt;Dari sini jelaskah bahwa ucapan-ucapan hamba Laailahaillallah merupakan pengakuan ia tidak memiliki sesembahan selain Allah. Se&amp;amp;gkan makna &lt;strong&gt;Al Ilaahu&lt;/strong&gt; adalah zat yg dita’ati &amp;amp; tidak dimaksiati disertai rasa takut, memuliakan, mencintai, mengharap, tawakkal, meminta &amp;amp; berdo’a kepada-Nya. Ini semuanya tidak pantas diberikan kecuali hanya untuk Allah. Walhasil, bahwa orang yg mengucapkan kalimat tauhid &lt;strong&gt;Laailahaillallah&lt;/strong&gt; harus mengetahui maknanya &amp;amp; mengamalkan konsukuensinya secara lahir &amp;amp; bathin&lt;/em&gt;”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari keterangan di atas jelaslah bagi kita bahwa makna ‘&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Laailahaillallah&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;’ adalah ‘&lt;strong&gt;Tidak ada yg berhak disembah kecuali Allah&lt;/strong&gt;’. Adapun menafsirkan kalimat Laailahaillallah dgn makna ‘Tidak ada pencipta kecuali Allah’, ‘Tidak ada yg mengatur kecuali Allah’, ‘Tidak ada tuhan kecuali Allah’ &lt;em&gt;adalah&lt;/em&gt; kurang &amp;amp; menyelisihi Al Quran &amp;amp; Sunnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga diantara konsekuensi &lt;em&gt;Laailahaillallah&lt;/em&gt; adalah menerapkan nama-nama &amp;amp; sifat-sifat Allah yg telah ditetapkan oleh Allah &amp;amp; Rasul-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_-ogg5WCmaP8/RzQDP5p5IsI/AAAAAAAAACk/C_d2-DfSVHQ/s1600-h/syahadat2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5130729447191290562" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_-ogg5WCmaP8/RzQDP5p5IsI/AAAAAAAAACk/C_d2-DfSVHQ/s200/syahadat2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;B. Muhammadarrasulullah&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsekuensi dari syahadat …&lt;em&gt;Muhammadarrasulullah &lt;/em&gt;adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Mentaati perintahnya.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Hai orang-orang yg beriman, taatlah kepada Allah &amp;amp; Rasul-Nya, &amp;amp; janganlah kamu berpaling dari-Nya, sedang kamu mendengar (perintah-perintahnya)” &lt;/em&gt;(QS 8:20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Katakanlah: Taatlah kepada Allah &amp;amp; taatlah kepada Rasul, &amp;amp; jika kamu berpaling maka sesungguhnya kewajiban rasul hanyalah apa yg dibebankan kepadanya, kewajiban kamu adalah apa yg dibebankan kepadamu. &amp;amp; jika kamu taat kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk. &amp;amp; tiada lain kewajiban rasul hanya menyampaikan (amanatAllah) dgn terang&lt;/em&gt;.” (QS 24:54)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Setiap umatku akan masuk ke dalam syurga, kecuali yg enggan. Mereka berkata siapakah yg enggan ya Rasululloh? Beliau menjawab: Siapa yg mentaatiku maka ia akan masuk syurga &amp;amp; siapa yg mendurhakaiku, maka dialah yg enggan&lt;/em&gt;.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Membenarkan apa yg di kabarkannya.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Apa yg diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia. &amp;amp; apa yg dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah, &amp;amp; bertaqwalah kepada Allah sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya&lt;/em&gt;.” (QS 59:7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Aku diperintah untuk memerangi manusia sampai mereka bersaksi tak ada yg berhak di sembah kecuali Allah &amp;amp; sampai mereka percaya kepadaku &amp;amp; apa yg aku bawa&lt;/em&gt;” (HR Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah mengancam dgn neraka Sa’iir bagi mereka yg tidak percaya terhadap apa yg di kabarkannya, &lt;em&gt;“&amp;amp; barangsiapa yg tidak beriman kepada Allah &amp;amp; Rasul-Nya maka sesungguhnya Kami menyediakan untuk orang-orang yg kafir neraka yg bernyala-nyala&lt;/em&gt;.” (QS 48:13)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Bakar Ash-Shiddiq: “&lt;em&gt;Aku tidaklah meninggalkan apa yg diperintahkan oleh Rasul kecuali akan aku kerjakan &amp;amp; aku takut jika meninggalkan satu saja &amp;amp; perintah Rasul maka kebinasaan akan menimpaku&lt;/em&gt;”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Meninggalkan apa yg di larangnya tanpa ada sifat ragu.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ada yg mengatakan: “&lt;em&gt;0. . . hukum ini tidak ada dalam Al-quran&lt;/em&gt;” sebagaimana yg di lakukan oleh Inkaarus Sunnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya As-Sunnah itu adalah menafsirkan &amp;amp; menjelaskan Al-Quran sebagaimana firman Allah ta’ala:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“&amp;amp; Kami turunkan kepadamu al-Quran, agar kamu menerangkan kepada umat manusia apa yg telah diturunkan kepada mereka supaya mereka memikirkan&lt;/em&gt;” (QS 16:44)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Miqdam bin Ma’di Yakrib Rasululloh bersabda:&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Ketahuilah bahwa aku di berikan Al Quran &amp;amp; sepertinya bersamanya (yaitu Assunah)”.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu contoh pentingnya As-Sunnah untuk memahami Al Quran:&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Katakanlah: Siapakah yg mengharamkan perhiasan dari Allah yg telah di keluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya &amp;amp; (siapa pulakah yg rnengharamkan) rezeki yg baik. Katakanlah: Semuanya itu (disediakan) bagi orang-orang yg beriman dalam kehidupan dunia, khusus (untuk mereka saja) di hari kiamat. Demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi orang-orang yg mengetahui&lt;/em&gt;.” (QS 7:32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Tidak beribadah kepada Allah melainkan dgn cara yg telah di syariatkan.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Allah telah menyempumakan agamanya, wahyu telah terputus &amp;amp; kenabian telah ditutup sebagaimana firman Allah:&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu &amp;amp; telah Kucukupkan kepadamu nikmat-Ku &amp;amp; telah Kuridhai Islam itu jadi agamamu&lt;/em&gt;“ (QS A1-Maidah:3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. Syahadat ini juga memiliki konsekuensi yaitu tidak meyakini bahwa nabi Muhammad memiiki sifat &lt;em&gt;rububiyyah&lt;/em&gt; yg punya pengaruh di alam semesta &amp;amp; tidak berhak disembah&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;Beliau hanyalah seorang hamba, seorang Rasul yg tidak didustakan &amp;amp; seorang hamba yg tidak mampu mendatangkan mamfaat atau menolak mudharat bagi dirinya atau orang lain kecuali atas izin &amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp; kehendak Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katakanlah: “&lt;em&gt;Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, &amp;amp; tidak (pula) aku mengetahui yg ghaib &amp;amp; tidak (pula) aku mengatakan kepadamu bahwa aku ini malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa yg telah diwahyukan kepadaku. Katakanlah: “Apakah sama orang yg buta dgn orang yg melihat”. Maka apakah kamu tidak memikirkan(nya).&lt;/em&gt; (QS 6:50)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hendaknya kita menempatkan nabi Muhammad pada kedudukan &amp;amp; martabat yg telah Allah berikan kepadanya yaitu sebagai &lt;strong&gt;hamba &amp;amp; utusan.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Semoga salawat &amp;amp; salam tetap tercurah kepadanya.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://nasa277.googlepages.com/makna_syahadat.zip"&gt;&lt;strong&gt;&gt;&gt;&gt;Download artikel ini&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4050745571476069787-6552525665464055318?l=think-essential.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://think-essential.blogspot.com/feeds/6552525665464055318/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4050745571476069787&amp;postID=6552525665464055318' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4050745571476069787/posts/default/6552525665464055318'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4050745571476069787/posts/default/6552525665464055318'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://think-essential.blogspot.com/2007/10/makna-syahadat.html' title='Makna Syahadat..?'/><author><name>- n/a -</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04439435973090493318</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='10' src='http://3.bp.blogspot.com/_-ogg5WCmaP8/ScReT1mxhjI/AAAAAAAACGs/h5xzFmlC1u8/S220/kangarul_gogle.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_-ogg5WCmaP8/RzQDCJp5IrI/AAAAAAAAACc/uB9jCFdn9cQ/s72-c/syahadat1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4050745571476069787.post-5677917724205789246</id><published>2007-10-07T18:48:00.000-07:00</published><updated>2011-11-26T03:56:05.535-08:00</updated><title type='text'>Prinsip Ibadah yang Benar...</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_-ogg5WCmaP8/RzQEEZp5ItI/AAAAAAAAACs/V2K4OXusDe4/s1600-h/planet1.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5130730349134422738" src="http://bp0.blogger.com/_-ogg5WCmaP8/RzQEEZp5ItI/AAAAAAAAACs/V2K4OXusDe4/s200/planet1.jpg" style="float: left; margin: 0px 10px 10px 0px;" /&gt;&lt;/a&gt;Sesungguhnya ibadah yg disyari’atkan oleh Allah SWT dibangun di atas landasan yg kokoh…&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pertama&lt;/b&gt;; Bahwa ibadah itu tauqifiyyah (artinya, tidak ada tempat sedikitpun bagi kreasi manusia di dalamnya) hanya Allah semata yg membuatnya.&lt;br /&gt;- “&lt;i&gt;Maka tetaplah engkau &amp;amp; orang yg telah taubat bersamamu pada jalan yg benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu &amp;amp; janganlah kalian melampaui batas&lt;/i&gt;” (QS Hud:112)&lt;br /&gt;- “&lt;i&gt;Kemudian Kami jadikan engkau berada di atas suatu syari’at dari urusan (agama), maka ikutilah syari’at itu &amp;amp; janganlah engkau mengikuti hawa nafsu orang-orang yg tidak mengetahui&lt;/i&gt;” (QS Al Jatsiyah:18)&lt;br /&gt;- Dan firman Allah tentang Nabi-Nya: &lt;i&gt;“… tidak lain aku hanyalah mengikuti apa yg diwahyukan …”&lt;/i&gt; (QS Qhaaf:9)&lt;br /&gt;- &lt;i&gt;“…Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu…”&lt;/i&gt; (QS Al Maa’idah:3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kedua&lt;/b&gt;; Ibadah yg tulus kpd Allah semata haruslah bersih dari noda-noda kesyirikan. Apabila sedikit saja dari kesyirikan bercampur dgn ibadah maka rusaklah ibadah itu.&lt;br /&gt;- “&lt;i&gt;Barangsiapa mengharap perjumpaan dgn Rabb-nya maka hendaklah ia mengerjakan amal saleh &amp;amp; janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kpd Rabb-nya&lt;/i&gt;” (QS Al Kahfi:110)&lt;br /&gt;- &lt;i&gt;“…seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan&lt;/i&gt;” (QS Al An’am:88)&lt;br /&gt;- “&lt;i&gt;Jika kamu mempersekutukan (Allah), niscaya akan terhapuslah amalmu &amp;amp; tentulah engkau termasuk orang-orang yg merugi. Karena itu, maka sembahlah Allah saja &amp;amp; jadilah engkau termasuk orang-orang yg bersyukur&lt;/i&gt;” (QS Az-Zumar:65-66).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ketiga&lt;/b&gt;; Keharusan untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan &amp;amp; pembimbing dalam ibadah.&lt;br /&gt;- “&lt;i&gt;Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yg baik bagi kalian…”&lt;/i&gt; (QS Al Ahzaab:110)&lt;br /&gt;- &lt;i&gt;“…Apa yg diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia. Dan apa yg dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah…”&lt;/i&gt; (QS Al Hasyr:7)&lt;br /&gt;- “&lt;i&gt;Barangsiapa melakukan suatu amalan yg tidak ada contohnya dari kami, maka amalannya tertolak&lt;/i&gt;” (HR Muslim)&lt;br /&gt;- “&lt;i&gt;Barangsiapa yg membuat sesuatu yg baru dalam agama, yg tidak dicontohkan, maka tertolak amalannya&lt;/i&gt;” (Muttafakun ‘Alaihi)&lt;br /&gt;- “&lt;i&gt;Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku shalat&lt;/i&gt;” (Muttafakun ‘Alaihi)&lt;br /&gt;· Dan masih banyak lagi nash-nash yg lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Keempat&lt;/b&gt;; Bahwa ibadah itu memiliki batas kadar &amp;amp; waktu yg tidak boleh dilampaui.&lt;br /&gt;- “&lt;i&gt;Sesungguhnya shalat kewajiban yg telah ditentukan waktunya&lt;/i&gt;” (QS An-Nissa:103)&lt;br /&gt;- &lt;i&gt;“(Musim) Haji adalah beberapa bulan yg dimaklumi&lt;/i&gt;” (QS Al Baqarah:185)&lt;br /&gt;- “&lt;i&gt;Bulan Ramadhan, bulan yg di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sbg petunjuk bagi manusia &amp;amp; …, maka hendaklah dia berpuasa pada bulan itu&lt;/i&gt;” (QS Al Baqarah:185)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kelima&lt;/b&gt;; Keharusan menjadikan ibadah dibangun diatas kecintaan, ketundukan, ketakutan &amp;amp; pengharapan kepada Allah.&lt;br /&gt;- “&lt;i&gt;Orang-orang yg mereka seru itu, mereka sendiri mencari jalan kepada Tuhan mereka siapa di antara mereka yg lebih dekat (kepada Allah) &amp;amp; mengharapkan rahmat-Nya &amp;amp; takut akan azab-Nya&lt;/i&gt;” (QS Al Israa:57)&lt;br /&gt;- Dan firman Allah tentang Nabi-Nya: &lt;i&gt;“…Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yg selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yg baik &amp;amp; mereka berdo’a kapada Kami dgn rasa harap &amp;amp; cemas. Dan mereka adalah orang-orang yg khusyu&lt;/i&gt;” (QS Al Anbiya:90)&lt;br /&gt;- “&lt;i&gt;Katakanlah: “Jika kalian (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku(Rasul), niscaya Allah mencintai &amp;amp; mengampuni dosa-dosa kalian”. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang…”&lt;/i&gt; (QS Aali ‘Imran:31-32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Keenam&lt;/b&gt;; Bahwa ibadah tidaklah gugur kewajibannya pada manusia sejak baligh dalam keadaan berakal sampai meninggal dunia.&lt;br /&gt;- &lt;i&gt;“…dan janganlah kalian mati kecuali dalam keadaan memeluk agama Islam&lt;/i&gt;” (QS Aali ‘Imran:103)&lt;br /&gt;- “&lt;i&gt;Dan sembahlah Rabb-mu sampai dating ajal kepadamu&lt;/i&gt;” (QS Al Hijr:99)&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;(Asy-Syaikh Shalih Bin Fauzaan Al Fauzaan)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Dalam hal &lt;i&gt;din&lt;/i&gt; (ibadah): &lt;span style="color: red;"&gt;segala bentuk peribadatan pada dasarnya adalah &lt;u&gt;terlarang &amp;amp; tertolak&lt;/u&gt; &lt;i&gt;kecuali&lt;/i&gt; ada &lt;i&gt;dalil shahih&lt;/i&gt; yang mensyari’atkannya serta dicontohkan oleh Rasulullah &lt;i&gt;shalallahu 'alaihi wasallam&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: red;"&gt; &lt;span style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;Di luar hal ibadah&lt;/b&gt;:&lt;/span&gt; &lt;span style="color: red;"&gt;segala sesuatu hal adalah MUBAH &amp;amp; HALAL &lt;i&gt;kecuali&lt;/i&gt; ada dalil yang meng-HARAM-kannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://nasa277.googlepages.com/prinsip_ibadah_yg_benar.zip"&gt;&lt;b&gt;&amp;gt;&amp;gt;&amp;gt;Download artikel ini&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4050745571476069787-5677917724205789246?l=think-essential.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://think-essential.blogspot.com/feeds/5677917724205789246/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4050745571476069787&amp;postID=5677917724205789246' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4050745571476069787/posts/default/5677917724205789246'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4050745571476069787/posts/default/5677917724205789246'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://think-essential.blogspot.com/2007/10/prinsip-ibadah-yang-benar.html' title='Prinsip Ibadah yang Benar...'/><author><name>- n/a -</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04439435973090493318</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='10' src='http://3.bp.blogspot.com/_-ogg5WCmaP8/ScReT1mxhjI/AAAAAAAACGs/h5xzFmlC1u8/S220/kangarul_gogle.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_-ogg5WCmaP8/RzQEEZp5ItI/AAAAAAAAACs/V2K4OXusDe4/s72-c/planet1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4050745571476069787.post-1420550575445398742</id><published>2007-10-07T18:47:00.000-07:00</published><updated>2012-01-06T14:48:12.777-08:00</updated><title type='text'>Jadilah yang sedikit..!</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;u&gt;&lt;i&gt;Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini&lt;/i&gt;, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah&lt;/u&gt;. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah)*. [Q6.116]&lt;br /&gt;&lt;div style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;*Seperti menghalalkan apa-apa yang telah diharamkan Allah dan mengharamkan apa-apa yang telah dihalalkan Allah; menyatakan bahwa Allah mempunyai anak…&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;It's Clear...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sudah menjadi sunnatullah, umat Islam terpecah menjadi 73 golongan, sebagaimana &lt;i&gt;sebelumnya&lt;/i&gt; umat Yahudi dan Nasrani terpecah menjadi tujuh puluh golongan lebih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"... Dan demi Dzat Yang jiwaku ada ditangan-Nya, sungguh umatku akan terpecah menjadi 73 golongan, satu golongan akan masuk surga dan 72 lainnya (&lt;i&gt;mampir dulu&lt;/i&gt;) ke neraka.” Rasulullah ditanya: “Siapa &lt;a href="http://al-firqatun-naajiyah.blogspot.com/"&gt;&lt;i&gt;golongan yang selamat&lt;/i&gt;&lt;/a&gt; itu wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “&lt;u&gt;&lt;i&gt;Al Jama’ah.&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;" (HR Ibnu Majah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"... dan umatku akan terpecah-belah menjadi 73 golongan. Semuanya masuk (dulu) ke neraka, kecuali satu golongan.” Para sahabat bertanya: “Siapa mereka, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “&lt;u&gt;&lt;i&gt;Siapapun yang berada di atas apa yang aku dan para sahabatku ada padanya.&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;" (HR Abu Dawud &amp;amp; At-Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Mas'ud meriwayatkan: "&lt;i&gt;Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam membuat garis dengan tangannya lalu bersabda, 'Ini jalan Allah yang lurus'. Lalu beliau membuat garis-garis di kanan-kirinya, kemudian bersabda, 'Ini adalah jalan-jalan yang sesat tak satu pun dari jalan-jalan ini &lt;a href="https://docs.google.com/leaf?id=0BwN3MY-uNqTSNjNiMjNlZjUtMjk1Mi00ODM2LTkzMDItNmY3MTcxYmMyNzgw&amp;amp;hl=en_US"&gt;kecuali di dalamnya terdapat setan&lt;/a&gt; yang menyeru kepadanya'. Selanjutnya beliau membaca (Al-An'am 153), 'Dan bahwa (yang Kami perintahkan ini) adalah jalan-Ku yang lurus maka ikutilah dia janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain) karena jalan-jalan itu menceraiberaikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan oleh Allah kepadamu agar kamu bertakwa.'&lt;/i&gt;" (HR Ahmad dan Nasa'i)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-yZIfjlujm8g/Twd4Cw4mv_I/AAAAAAAADxc/nDrDv2fmOYg/s1600/berlombalah-jadi-yg-sedikit.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-yZIfjlujm8g/Twd4Cw4mv_I/AAAAAAAADxc/nDrDv2fmOYg/s1600/berlombalah-jadi-yg-sedikit.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: left;"&gt;&lt;li&gt;"... Sesungguhnya jika Engkau memberi tangguh kepadaku sampai hari kiamat, niscaya benar-benar akan aku (Iblis) sesatkan keturunannya (Adam as), &lt;a href="http://temp-zzz.blogspot.com/2011/06/highlight-jejak-iblis.html"&gt;&lt;u&gt;&lt;i&gt;kecuali sebahagian kecil&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;&lt;/a&gt;." [Q17.62]&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Al Quran), kami adakan baginya syaitan (yang menyesatkan) maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya. [Q43.36]&lt;/li&gt;&lt;li&gt;“Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kalian dijadikan-Nya satu umat (saja). Tetapi Allah akan menguji kalian terhadap pemberian-Nya kepadamu, &lt;u&gt;&lt;i&gt;maka berlombalah berbuat kebajikan&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;.” [Q5.48]&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4050745571476069787-1420550575445398742?l=think-essential.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://think-essential.blogspot.com/feeds/1420550575445398742/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4050745571476069787&amp;postID=1420550575445398742' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4050745571476069787/posts/default/1420550575445398742'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4050745571476069787/posts/default/1420550575445398742'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://think-essential.blogspot.com/2007/10/jadilah-yg-sedikit.html' title='Jadilah yang sedikit..!'/><author><name>- n/a -</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04439435973090493318</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='10' src='http://3.bp.blogspot.com/_-ogg5WCmaP8/ScReT1mxhjI/AAAAAAAACGs/h5xzFmlC1u8/S220/kangarul_gogle.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-yZIfjlujm8g/Twd4Cw4mv_I/AAAAAAAADxc/nDrDv2fmOYg/s72-c/berlombalah-jadi-yg-sedikit.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4050745571476069787.post-6432470601328664748</id><published>2007-10-07T18:46:00.000-07:00</published><updated>2012-02-17T00:21:29.632-08:00</updated><title type='text'>A Simple Line 2 Simple Questions...</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-IcNcZoSU7hs/TzL6QXuRp4I/AAAAAAAAD1c/cQ8xrEKM7zg/s1600/A+Simple+Line.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="312" src="http://2.bp.blogspot.com/-IcNcZoSU7hs/TzL6QXuRp4I/AAAAAAAAD1c/cQ8xrEKM7zg/s400/A+Simple+Line.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;A Simple Line &amp;amp; Two Simple Questions...&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://nasa277.googlepages.com/simpleline.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Klik di gambar untuk memperbesar!&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Silahkan unduh dan sebarluaskan..!&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4050745571476069787-6432470601328664748?l=think-essential.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://think-essential.blogspot.com/feeds/6432470601328664748/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4050745571476069787&amp;postID=6432470601328664748' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4050745571476069787/posts/default/6432470601328664748'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4050745571476069787/posts/default/6432470601328664748'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://think-essential.blogspot.com/2007/10/simple-line-2-simple-questions.html' title='A Simple Line 2 Simple Questions...'/><author><name>- n/a -</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04439435973090493318</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='10' src='http://3.bp.blogspot.com/_-ogg5WCmaP8/ScReT1mxhjI/AAAAAAAACGs/h5xzFmlC1u8/S220/kangarul_gogle.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-IcNcZoSU7hs/TzL6QXuRp4I/AAAAAAAAD1c/cQ8xrEKM7zg/s72-c/A+Simple+Line.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4050745571476069787.post-2215368403099332951</id><published>2007-10-07T18:43:00.000-07:00</published><updated>2009-02-14T02:45:30.558-08:00</updated><title type='text'>Berita Umat...</title><content type='html'>Allah Azza Wa Jalla berkata:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Wahai anak cucu adam&lt;/em&gt;, letakkan tanganmu di dadamu, apa yang kau sukai untuk dirimu, kau harus juga menyukainya untuk orang lain.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Wahai anak cucu adam&lt;/em&gt;, tubuhmu lemah dan lisanmu ringan, hatimu angkuh. Wahai anak cucu adam, puncak tujuanmu adalah kematian, maka beramallah sebelum kematian itu mendatangimu.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Wahai anak cucu adam&lt;/em&gt;, Aku tidak menciptakan anggota tubuh tanpa menciptakan lebih dulu rezekinya.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Wahai anak cucu adam&lt;/em&gt;, kalau kau Ku-ciptakan buta, kau pasti menyesal tidak memiliki penglihatan. Kalau kau Ku-ciptakan tuli, kau pasti menyesal tidak memiliki penglihatan. Maka sadarilah besarnya kenikmatan yang Ku-berikan kepadamu, bersyukurlah kepada-Ku dan jangan ingkar kepada-Ku, karena kepada-Ku kau akan kembali.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Wahai anak cucu adam&lt;/em&gt;, apa yang telah Ku-bagikan kepadamu, janganlah kau bersusah payah mencarinya. Semua rezeki yang Ku-tetapkan bagimu akan mencari sehingga rezeki itu menemukanmu.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Wahai anak cucu adam&lt;/em&gt;, beramallah untuk dirimu sebelum datangnya kematian. Janganlah kau tertipu oleh kesalahan-kesalahan, karena kesalahan itu meninggalkan bekas yang jelas, dan janganlah kehidupan dan angan-angan panjang melalaikanmu dari tobat, karena pada akhirnya kau pasti menyesal ketika penyesalan itu tidak lagi bermanfaat bagimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Renungan!&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW bersabda:&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Sekiranya anak cucu Adam memiliki dua lembah emas niscaya dia tetap masih menginginkan lembah emas yg ketiga, &amp;amp; sekali-kali tidak akan penuh mulut anak cucu Adam kecuali tanah, &amp;amp; Allah menerima taubat bagi orang yg bertaubat&lt;/em&gt;”. (HR. Bukhari-Muslim)&lt;br /&gt;Bila anak Adam memiliki segunung emas, ia akan menginginkan gunung yg kedua, &amp;amp; bila ia memiliki dua buah gunung emas, ia akan menginginkan yg ke tiga. Sampai pada akhirnya, bagaimanapun juga, tidak ada yg memenuhi mulut anak Adam (dan mengakibatkan ia terdiam) kecuali tanah (dari kuburannya), Allah memberikan ampunan bagi siapa saja yang bertaubat, &amp;amp; Dia mengampuni siapa saja yg dikehendakinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4050745571476069787-2215368403099332951?l=think-essential.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://think-essential.blogspot.com/feeds/2215368403099332951/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4050745571476069787&amp;postID=2215368403099332951' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4050745571476069787/posts/default/2215368403099332951'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4050745571476069787/posts/default/2215368403099332951'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://think-essential.blogspot.com/2007/10/berita-umat.html' title='Berita Umat...'/><author><name>- n/a -</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04439435973090493318</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='10' src='http://3.bp.blogspot.com/_-ogg5WCmaP8/ScReT1mxhjI/AAAAAAAACGs/h5xzFmlC1u8/S220/kangarul_gogle.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4050745571476069787.post-8746604295289804244</id><published>2003-03-03T03:03:00.000-08:00</published><updated>2010-01-09T14:39:01.671-08:00</updated><title type='text'>Meniti Jalan Istiqomah</title><content type='html'>K&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-ogg5WCmaP8/S0kBLxN959I/AAAAAAAADDg/5p8LlsniFAA/s1600-h/istiqomah.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px 10px 10px 0px; cursor: pointer; float: left; width: 120px; height: 119px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-ogg5WCmaP8/S0kBLxN959I/AAAAAAAADDg/5p8LlsniFAA/s400/istiqomah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5424868527846582226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;aum muslimin &lt;em&gt;rahimakumullah, &lt;/em&gt;di dalam kehidupan manusia, Allah telah menetapkan jalan yang harus ditempuh oleh manusia melalui syariat-Nya sehingga seseorang senantiasa Istiqomah dan tegak di atas syariat-Nya, selalu menjalankan perintah-Nya, menjauhi larangan-Nya serta tidak berpaling ke kanan dan ke kiri. Allah &lt;em&gt;ta’ala &lt;/em&gt;telah  memerintahkan orang-orang yang beriman untuk senantiasa istiqamah. &lt;p&gt;&lt;span id="more-507"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah &lt;em&gt;Ta’ala &lt;/em&gt;berfirman yang artinya, &lt;em&gt;“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Robb kami ialah Allah”, kemudian mereka tetap beristiqomah, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita, mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan (di dunia)”&lt;/em&gt; (QS 46: 13-14).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akan tetapi bagaimana pun juga seorang hamba tidak mungkin untuk senantiasa terus dan sempurna dalam istiqomahnya. Terkadang seorang hamba luput dan lalai yang menyebabkan nilai istiqomah seorang hamba menjadi berkurang. Oleh karena itu, Allah memberikan jalan keluar untuk memperbaiki kekurangan tersebut yaitu dengan beristigfar dan memohon ampun kepada Allah &lt;em&gt;ta’ala&lt;/em&gt; dari dosa dan kesalahan. Allah &lt;em&gt;ta’ala &lt;/em&gt;berfirman  yang artinya, &lt;em&gt;Maka beristiqomahlah  (tetaplah) pada jalan yang lurus menuju kepada Allah dan mohonlah ampun  kepada-Nya”. &lt;/em&gt;(QS 41: 6)&lt;em&gt;.&lt;/em&gt; Di dalam al-Qur’an maupun Sunnah telah ditegaskan cara-cara yang dapat ditempuh oleh seorang hamba untuk bisa meraih istiqomah. Cara-cara tersebut adalah sebagai berikut:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pertama&lt;/strong&gt;, memahami dan mengamalkan dua kalimat  syahadat dengan baik dan benar. Allah &lt;em&gt;Ta’ala &lt;/em&gt;berfirman, &lt;em&gt;“Allah  meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ‘ucapan yang teguh’ dalam  kehidupan di dunia dan di akhirat” &lt;/em&gt;(QS 14 :  27). Makna &lt;em&gt;“ucapan  yang teguh” &lt;/em&gt;adalah dua kalimat syahadat. Sehingga, Allah akan meneguhkan orang yang beriman yang memahami dan mengamalkan dua kalimat syahadat ini di dunia dan di akhirat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kedua&lt;/strong&gt;, membaca al-Qur’an dengan menghayati dan  merenungkannya. Allah berfirman yang artinya, &lt;em&gt;“Katakanlah: ‘Ruhul Qudus  (Jibril) menurunkan al-Qur&lt;/em&gt;‘&lt;em&gt;an itu dari Robb-mu &lt;/em&gt;dengan benar, untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah).” (QS 16: 102).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ketiga&lt;/span&gt;, berkumpul dan bergaul di lingkungan orang-orang saleh. Hal ini sangat membantu seseorang untuk senantiasa istiqomah di jalan Allah &lt;em&gt;ta’ala&lt;/em&gt;. Teman-teman yang saleh akan senantiasa mengingatkan kita untuk berbuat baik serta mengingatkan kita dari kekeliruan. Bahkan dalam al-Qur’an disebutkan bahwa hal yang sangat membantu meneguhkan keimanan para sahabat adalah keberadaan Rasulullah &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam, &lt;/em&gt;Allah  berfirman yang artinya, &lt;em&gt;“Bagaimana mungkin (tidak mungkin) kalian menjadi kafir, sedangkan ayat-ayat Allah dibacakan kepada kalian, dan Rosul-Nya pun berada di tengah-tengah kalian? Dan barang siapa yang berpegang teguh kepada (agama) Allah maka sesungguhnya dia telah diberi petunjuk kepada jalan yang lurus.” &lt;/em&gt;(QS 3: 101)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Keempat&lt;/strong&gt;, berdoa kepada Allah &lt;em&gt;ta’ala&lt;/em&gt; agar Dia  senantiasa memberikan kepada kita istiqomah hingga akhir hayat. Bahkan Ummu  Salamah &lt;em&gt;radhiyallahu ‘anha&lt;/em&gt; mengatakan bahwa doa yang paling sering  dibaca oleh Rasulullah &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt; adalah doa, “&lt;em&gt;Yaa  muqollibal qulub tsabbit qolbi ‘ala diinik &lt;/em&gt;” artinya “Wahai Zat yang membolak-balikkan hati teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.” (HR. Tirmidzi, Ahmad, Hakim, dishahihkan oleh Adz Dzahabi, lihat pula &lt;em&gt;Shahihul Jami’&lt;/em&gt;)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kelima&lt;/strong&gt;, membaca kisah Rasulullah, para sahabat dan para ulama terdahulu untuk mengambil teladan dari mereka. Dengan membaca kisah-kisah mereka, bagaimana perjuangan mereka dalam menegakkan diinul Islam, maka kita dapat mengambil pelajaran dari kisah tersebut sebagaimana firman Allah &lt;em&gt;ta’ala &lt;/em&gt;yang artinya, &lt;em&gt;“Dan semua kisah dari rasul-rasul Kami ceritakan kepadamu, ialah kisah-kisah yang dengannya Kami teguhkan hatimu; dan dalam surat ini telah datang kepadamu kebenaran serta pengajaran dan peringatan bagi orang-orang yang beriman.”&lt;/em&gt; (QS 11: 120)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kaum  muslimin &lt;em&gt;rahimakumullah &lt;/em&gt;demikianlah sedikit yang dapat kami sampaikan  sebagai renungan bagi kita semua untuk meniti jalan istiqomah. Semoga Allah &lt;em&gt;ta’ala &lt;/em&gt;memberikan keteguhan kepada kita untuk senantiasa menjalankan syariat-Nya  hingga kelak kematian menjemput kita semua. &lt;em&gt;Amiin ya Mujibbassaailiin. &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[Diringkas  dari penjelasan Hadits Arba'in No. 21 yang ditulis oleh Ustadz Abdullah Taslim,  Lc.]&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Penulis:&lt;/span&gt;  Amrullah Akadhinta &lt;a title="Meniti jalan istiqomah" href="http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/meniti-jalan-istiqomah.html"&gt;www.muslim.or.id&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Baca Juga:&lt;/span&gt; &lt;a href="http://temp-zzz.blogspot.com/2010/01/kiat-agar-tetap-istiqomah.html"&gt;Kiat Agar Tetap Istiqamah&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4050745571476069787-8746604295289804244?l=think-essential.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://think-essential.blogspot.com/feeds/8746604295289804244/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4050745571476069787&amp;postID=8746604295289804244' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4050745571476069787/posts/default/8746604295289804244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4050745571476069787/posts/default/8746604295289804244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://think-essential.blogspot.com/2010/01/meniti-jalan-istiqomah.html' title='Meniti Jalan Istiqomah'/><author><name>- n/a -</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04439435973090493318</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='10' src='http://3.bp.blogspot.com/_-ogg5WCmaP8/ScReT1mxhjI/AAAAAAAACGs/h5xzFmlC1u8/S220/kangarul_gogle.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-ogg5WCmaP8/S0kBLxN959I/AAAAAAAADDg/5p8LlsniFAA/s72-c/istiqomah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4050745571476069787.post-4976135905987836872</id><published>2002-02-02T02:02:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T19:23:53.869-08:00</updated><title type='text'>Diam adalah Perak (bukan Emas)</title><content type='html'>Ada kata mutiara yg berbunyi "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;diam adalah emas&lt;/span&gt;". Apakah kata mutiara ini memang kata "mutiara"? Sebagai seorang muslim tentulah landasan yg paling valid yg harus kita pakai sebagai referensi adalah kitabullah (Al-Quran) &amp;amp; sunnah (yg diketahui dari hadist) Nabi saw. Apa yg hadist katakan tentang “diam” berikut sedikit uraiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi saw bersabda, “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Barang siapa beriman kepada Allah &amp;amp; hari akhir, maka hendaklah ia berbuat baik kepada tetangganya. Barang siapa beriman kepada Allah &amp;amp; hari akhir, maka hendaklah ia memuliakan tamunya. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Barang siapa yang beriman kepada Allah &amp;amp; hari akhir, maka hendaklah ia berkata yang baik atau diam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;.” [HR Muslim]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hadist riwayat Imam Bukhari di atas, Nabi saw menganjurkan kita agar berusaha untuk melakukan "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;berkata benar&lt;/span&gt;" terlebih dahulu (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;posisi emas&lt;/span&gt;), jika tidak bisa maka barulah "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;diam&lt;/span&gt;" dijadikan pilihan selanjutnya (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;posisi perak&lt;/span&gt;). Inilah makna Nabi saw menyebutkan terlebih dahulu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;fal yaqul khoiro&lt;/span&gt; (berkata yg benar) ketimbang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;yashmut&lt;/span&gt; (diam). Di sinilah seorang muslim dituntut untuk membiasakan diri mempertimbangkan kemanfaatan ucapannya sebelum mulutnya terbuka. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jika dirasa lebih bermanfaat maka hendaklah mengatakannya sedangkan jika kesia-siaan atau kemudharatnya lebih besar ketimbang manfaatnya hendaklah menahan lisannya atau diam. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"S&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ebaik-baik manusia diantaramu adalah yg paling banyak mamfaatnya bagi orang lain&lt;/span&gt;." [HR Bukhari &amp;amp; Muslim]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Merupakan tanda baiknya Islam seseorang, dia meninggalkan sesuatu yg tidak berguna baginya&lt;/span&gt;." [HR Tirmidzi]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Barang siapa di antara kalian melihat kemungkaran, hendaklah ia mengubahnya dg tangannya. Jika tidak bisa melakukannya dg tangannya, hendaklah ia mengubahnya dg lisannya. Jika tidak bisa melakukannya dg lisannya, hendaklah ia melakukan dg hatinya. Itulah iman yg paling lemah&lt;/span&gt;." [HR Muslim]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://nasa277.googlepages.com/jaga-lisan.zip"&gt;&gt;&gt;&gt;Download artikel &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keutamaan Menjaga Lisan&lt;/span&gt; (Lidah tak Bertulang) &amp;amp; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Buah Menjaga Lisan&lt;/span&gt;...&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4050745571476069787-4976135905987836872?l=think-essential.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://think-essential.blogspot.com/feeds/4976135905987836872/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4050745571476069787&amp;postID=4976135905987836872' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4050745571476069787/posts/default/4976135905987836872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4050745571476069787/posts/default/4976135905987836872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://think-essential.blogspot.com/2009/02/diam-adalah-perak-bukan-emas.html' title='Diam adalah Perak (bukan Emas)'/><author><name>- n/a -</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04439435973090493318</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='10' src='http://3.bp.blogspot.com/_-ogg5WCmaP8/ScReT1mxhjI/AAAAAAAACGs/h5xzFmlC1u8/S220/kangarul_gogle.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4050745571476069787.post-8187399014209361307</id><published>2001-01-01T14:32:00.000-08:00</published><updated>2009-12-08T14:32:52.455-08:00</updated><title type='text'>Mereka yang dicintai Allah swt</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_-ogg5WCmaP8/Sx2FqaZHJXI/AAAAAAAAC8I/l-_vDip5jD4/s1600-h/agar-dicintai-Allah.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 292px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_-ogg5WCmaP8/Sx2FqaZHJXI/AAAAAAAAC8I/l-_vDip5jD4/s320/agar-dicintai-Allah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5412629290854851954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;1. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Al Muttaqun&lt;/span&gt;, QS 3:76, 2:3-4, QS 9:7; mereka yang&lt;span style="font-style: italic;"&gt; beriman&lt;/span&gt; kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezkinya, dan mereka yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;beriman&lt;/span&gt; kepada Kitab (Al Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka &lt;span style="font-style: italic;"&gt;yakin&lt;/span&gt; akan adanya (kehidupan) akhirat (&lt;a href="http://kangarul.blogspot.com/2006/04/kehidupan-setelah-kematian.html"&gt;berorientasi akhirat&lt;/a&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Al Muhsinun&lt;/span&gt;, QS 2:195, 3:134; mereka yang selalu berbuat baik, dengan &lt;a href="http://kangarul.blogspot.com/2006/10/al-ikhlash-ikhlas.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;niat yang ikhlash&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, dengan cara yang benar (&lt;a href="http://think-essential.blogspot.com/2008/03/makna-ibadah-dalam-islam.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ittiba'&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;) dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;bersegera&lt;/span&gt; dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;At Tawabun&lt;/span&gt;, QS 2:222; mereka yang (selalu) bertaubat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Al Mutathohirun&lt;/span&gt;, QS 2:222, QS 9:108; mereka yang (selalu) mensucikan diri, yang bersifat lahiriah seperti selalu menjaga wudhu, mandi, bersiwak dst.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ash Shabirun&lt;/span&gt;, QS 3:146; mereka yang &lt;a href="http://temp-zzz.blogspot.com/2009/01/la-tahzan-zangan-berzedih.html"&gt;shabar&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Al Mutawakkilun&lt;/span&gt;, QS 3:159; mereka yang &lt;a href="http://temp-zzz.blogspot.com/2009/01/la-tahzan-zangan-berzedih.html"&gt;bertawakkal&lt;/a&gt; kepada Allah swt baik sebelum ataupun sesudah amal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Al Muqsithun&lt;/span&gt;, QS 5:42; mereka yang berbuat adil (lawan dari &lt;a href="http://temp-zzz.blogspot.com/2008/11/contoh-orang-yg-zhalim.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;zhalim&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Al Mujahidun&lt;/span&gt;, QS 5:54, 61:4, mereka yang berjihad (&lt;a href="http://temp-zzz.blogspot.com/2007/09/3-amalan-paling-utama-dicintai-allah.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;bersungguh-sungguh, berpayah-payah&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;) di jalan Allah swt, mereka yang lemah lembut (rendah hati) kepada orang-orang mukmin (QS 26:215),  tegas (keras) terhadap kaum kafir (QS 48:29, 66:9), dan tidak takut terhadap celaan para pencela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dari Buku &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;AGAR DICINTAI ALLAH&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Judul asli: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Fii Zhilalil-mahabbah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penulis: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Abdul Hadi Hasan Wahbi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penerbit: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Robbani Press&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR ISI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;1. Kedudukan Cinta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;2. Tanda Cinta Allah pada Hamba-Nya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Perlindungan dari dunia, Pemeliharaan yang baik, Dikaruniai sifat lemah lembut, Diterima penduduk bumi, &lt;a href="http://kangarul.blogspot.com/2006/12/wasiat-q.html"&gt;Mendapat cobaan&lt;/a&gt;, dan Wafat dalam keadaan melakukan amal shalih.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;3. Tanda Cinta Hamba kepada Allah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Menginginkan Pertemuan dengan Allah di Syurga; Merasa nikmat dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;berkhalwat&lt;/span&gt;, bermunajat kepada Allah dan membaca Al Quran; Sabar terhadap hal-hal yang tidak disukai, Mengutamakan Allah atas segala sesuatu, Mendahulukan apa yang dicintai Allah atas apa yang dicintainya baik lahir maupun batin, Selalu mengingat Allah, Cemburu karena Allah, Senang terhadap segala sesuatu yang menimpa dirinya dalam perjalanan menuju kekasihnya, Mencintai kalam Allah, Tobat dibarengi dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;khauf&lt;/span&gt; (cemas) dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;raja' &lt;/span&gt;(harap), Menyesal jika lupa mengingat Allah, Lemah lembut kepada hamba Allah dan tegas kepada musuh-Nya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;4. Amal-amal yang Mendatangkan Mahabbatullah (Cinta Allah)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Membaca Quran sambil &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mentadabburi&lt;/span&gt; dan memahami maknanya (&lt;a href="http://temp-zzz.blogspot.com/2008/06/cari-dalam-quran.html"&gt;Berinteraksi dengan Quran&lt;/a&gt;), &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Taqarrub&lt;/span&gt; (mendekatkan diri) kepada Allah dengan ibadah sunnah setelah ibadah wajib; Selalu mengingat Allah di setiap saat, baik dengan lisan, hati, amal atau keadaan; Mengutamakan (itsar) kekasih di atas keinginan pribadi dan berusaha menggapai cinta-Nya sekalipun dihadang berbagai kesulitan; Menyaksikan berbagai kebaikan, karunia dan nikmat-Nya, baik zhahir maupun batin; Pengenalan dan penyaksian hati akan nama-nama dan sifat-sifat Allah, Remuk redam hati di hadapan Allah, Berkhalwat dengan-Nya pada saat nuzul ilahi (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;qiyamullail&lt;/span&gt;), Duduk-duduk dan bergaul dengan para pecinta Allah yang sejati, Menjauhi segala hal yang bisa menghalangi hati dari Allah; Mengikuti Nabi saw dalam perbuatan, ucapan dan akhlaknya; &lt;a href="http://temp-zzz.blogspot.com/2009/02/zuhud-wara-tawadhu-qanaah.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Zuhud&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; terhadap dunia, Tidak tertipu oleh anggapan bahwa mengetahui apa yang telah disebutkan saja sudah cukup untuk mencapai tujuan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;5. Bercinta karena Allah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Langkah mempertahankan cinta (menyatakan cinta, saling memberi hadiah, saling berkunjung, memberi harta, meninggalkan dosa), Buah cinta karena Allah (cinta Allah Ta'ala, kemuliaan dari Allah, mendapat naungan di bawah arsy Allah, &lt;a href="http://temp-zzz.blogspot.com/2009/01/la-tahzan-zangan-berzedih.html"&gt;hilangnya rasa sedih dan takut&lt;/a&gt;, kesempurnaan iman, merasakan kelezatan iman)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;6. Sifat-sifat yang Dicintai Allah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;7. Orang-orang yang Dicintai Allah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://temp-zzz.blogspot.com/2009/12/info-dari-quran-mereka-yang-dicintai.html"&gt;Dalil Quran tentang cinta Allah&lt;/a&gt; (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;lihat paling atas dari tulisan ini!&lt;/span&gt;), Dalil Sunnah tentang cinta Allah.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;8. Shalat para Pecinta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://kangarul.blogspot.com/2006/10/al-ikhlash-ikhlas.html"&gt;K&lt;span style="font-style: italic;"&gt;eikhlasan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, K&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ejujuran&lt;/span&gt; dan melaksanakan pesan, Mengikuti dan meneladani Nabi, &lt;a href="http://think-essential.blogspot.com/2001/01/tanya-nanya-cari-tahu-nyari-tahu.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ihsan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, Menyaksikan karunia Allah, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Menyadari kekurangan&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;9. Buah Cinta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Rindu bertemu Allah, Nikmat dan &lt;a href="http://temp-zzz.blogspot.com/2009/01/la-tahzan-zangan-berzedih.html"&gt;bergembira&lt;/a&gt;, Menjadi penghibur ketika menghadapi musibah, Kelapangan dada, Hilangnya rasa gelisah, Memuji kekasihnya, Meraih cinta dan keridhaan Allah serta betah dengan mendekatkan diri kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;10. Beragam Untaian Mutiara tentang Cinta. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4050745571476069787-8187399014209361307?l=think-essential.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://think-essential.blogspot.com/feeds/8187399014209361307/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4050745571476069787&amp;postID=8187399014209361307' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4050745571476069787/posts/default/8187399014209361307'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4050745571476069787/posts/default/8187399014209361307'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://think-essential.blogspot.com/2001/01/mereka-yang-dicintai-allah-swt.html' title='Mereka yang dicintai Allah swt'/><author><name>- n/a -</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04439435973090493318</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='10' src='http://3.bp.blogspot.com/_-ogg5WCmaP8/ScReT1mxhjI/AAAAAAAACGs/h5xzFmlC1u8/S220/kangarul_gogle.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_-ogg5WCmaP8/Sx2FqaZHJXI/AAAAAAAAC8I/l-_vDip5jD4/s72-c/agar-dicintai-Allah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4050745571476069787.post-6067901986934554120</id><published>2001-01-01T04:00:00.000-08:00</published><updated>2009-06-03T19:45:22.373-07:00</updated><title type='text'>Al Ilmu First!</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_-ogg5WCmaP8/RzQE95p5IuI/AAAAAAAAAC0/wI_N6dZh4LI/s1600-h/ilmu.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5130731336976900834" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left;" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_-ogg5WCmaP8/RzQE95p5IuI/AAAAAAAAAC0/wI_N6dZh4LI/s200/ilmu.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;Al-Ilmu, Sebelum Berkata &amp;amp; Beramal&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah: &lt;em&gt;'Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui&lt;/em&gt;' Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.” (QS. Az-Zumar: 9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semua sepakat bahwa sebuah gedung yang tinggi pasti memerlukan banyak ahli ilmu teknik bangunan yang mereka benar-benar ahli alias berilmu dalam bidangnya dan berpengalaman agar gedung itu berdiri dengan kuat, kokoh dan awet. Juga seseorang yang mengobati penyakit haruslah berpendidikan kesehatan (dokter) Namun ketika orang-orang ditanya bagaimanakah membangun umat Islam ini? Maka mayoritas orang tidak terlalu memikirkan bagaimana kapasitas da’i pembangun umat ini apakah mereka berilmu tentang dien/agamanya yang akan dida’wakan atau tidak? Dan ini adalah musibah... &lt;em&gt;Innalillahi wa innailaihi rojiun.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Ilmu merupakan sandi terpenting dari hikmah. Sebab itu, Allah memerintahkan manusia agar mencari ilmu atau berilmu sebelum berkata dan beramal, firman Allah:&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Maka ketahuilah bahwa sesungguhnya tidak ada Illah selain Allah, dan mohonlah ampunan bagi dosamu serta bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan tempat tinggalmu&lt;/em&gt;”. (QS. Muhammad: 19)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Bukhari membicarakan masalah ini dalam kitab Shahih-nya pada bab khusus, yakni bab “&lt;em&gt;Ilmu sebelum berkata dan beramal&lt;/em&gt;”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehubungan dengan ini Allah memerintahkan Nabi-Nya dengan dua hal, yaitu &lt;strong&gt;berilmu lalu beramal&lt;/strong&gt;, atau &lt;strong&gt;berilmu sebelum beramal&lt;/strong&gt;. Hal ini dapat kita lihat dari susunan ayat diatas, yaitu: '&lt;em&gt;Maka ketahuilah bahwa sesungguhnya tidak ada ilah melainkan Allah'&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Ayat ini menunjukkan perintah untuk berilmu. Selanjutnya perintah ini diikuti perintah beramal, yaitu: &lt;em&gt;'…Dan mohonlah ampunan bagi dosamu…'&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Dari ayat tersebut dapat diketahui bahwa urutan ilmu mendahului urutan amal. Ilmu merupakan syarat keabsahan perkataan dan perbuatan. Shahihnya amal karena shahihnya ilmu. Disamping, itu ilmu merupakan tempat tegaknya dalil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang disampaikan Rasul atau bisa juga ilmu yang bukan dari Rasul, yaitu ilmu-ilmu yang diluar masalah diniyah (agama), misalnya beberapa segi ilmu kedokteran, pertanian dan perdagangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang da’i tidak dikatakan bijaksana, kecuali bila ia memahami ilmu syar’i. Jika dari awal hingga akhir perjalanan dakwahnya ia tidak melalui jalur ilmu ini, ia akan kehilangan jalan petunjuk dan keberuntungan. Inilah konsensus orang arif. Tidak diragukan lagi bahwa pembenci ilmu adalah penyamun dan pelaku perbuatan iblis dan pengawalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula seorang yang tergabung dalam sebuah organisasi Dakwah, jika ia tidak mengetahui ilmu syar’i atau tidak mempelajarinya dengan benar, maka apa yang ingin ia dakwahkan? Jangan-jangan yang ia dakwah-kan selama ini adalah salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena banyak sekali diantara orang-orang yang tergabung di organisasi dakwah, hanya bermodal semangat yang tinggi saja, atau bermodal pengetahuan Islam yang didapatnya dari membaca koran atau berita di TV atau apa-apa yang dikerjakan oleh nenek moyang mereka, padahal berita-berita itu belum tentu benar dan apa-apa yang dikerjakan nenek moyang kita belum tentu benar menurut apa yang diturunkan Allah dan diajarkan Rasul-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Dan apabila dikatakan kepada mereka: 'Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah'. Mereka menjawab: '(Tidak) tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami'. (Apakah mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk&lt;/em&gt;” (QS. Al-Baqarah: 170)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ditanya tentang berita-berita aktual yang melibatkan kaum muslimin atau masalah politik, maka akan dijawabnya dengan lancar dan jelas. Namun jika ditanya tentang aqidah, tauhid dan ilmu syar’i lainnya, ia tidak tau….atau jika ia malu untuk menjawab tidak tahu, ia menjawabnya dengan pendapatnya/ akalnya semata, tanpa dasar dalil yang jelas, sehingga akan muncul perkara-perkara baru dalam agama (bid’ah) yang sesat dan menyesatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu dengan serta merta dari hamba-Nya, akan tetapi Dia mencabut ilmu dengan dicabutnya nyawa para ulama, hingga manakala Dia tidak menyisakan satu orang alimpun (dalam riwayat lain: Hingga manakala tidak tertinggal satu orang alim pun), manusia akan menjadikan pemimpin-pemimpin dari orang-orang yang bodoh, maka tatkala mereka akan ditanya (tentang masalah agama), lalu mereka akan ber-fatwa tanpa ilmu, akhirnya mereka sesat dan menyesatkan&lt;/em&gt;.” (HR Bukhari dalam al Ilmu 1/234 dan Muslim dalam al-Ilmu 16/223).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula masalah halal dan haram. Jika seorang muslim tidak mengerti yang mana yang halal, mana yang haram, mana yang tauhid, mana yang syirik, mana yang sunnah, mana yang bid’ah, maka kemungkinan besar orang ini akan menyimpang dalam beragama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang seperti ini tidaklah benar, hendaknya seorang muslim benar-benar mempelajari terlebih dahulu apa yang ingin diamalkan.&lt;br /&gt;Pada kenyataannya ilmu itu memang teramat penting dan menentukan, oleh karena itu ia mesti men-jadi hal pertama untuk dimengerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Mengapa Ilmu? Apakah Ilmu dan Apakah Batasannya?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan oleh imam Asy-Syathibi bahwa: “&lt;em&gt;Ilmu yang dikehendaki disini maksudnya ialah agar supaya terjadinya amal-amal perbuatan dalam wujud nyatanya sejalan dengan ilmu tersebut tanpa ada perselisihan, baik amal-amal itu merupakan perbuatan hati, lidah maupun anggota badan&lt;/em&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Dengan demikian jika suatu perbuatan biasanya berlangsung sejalan dengan ilmunya tanpa ada perselisihan sedikitpun antara keduanya, berarti dalam kaitan ini ia merupakan ilmu sebenarnya, kalau tidak berarti bukan ilmu karena tiada kesesuaian antara keduanya (teori dengan kenyataan -pen). Berarti hal ini bathil, sebab kebalikan ilmu adalah jahil (bodoh)”&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Abil Izzi Al Hanafi menyatakan bahwa: “&lt;em&gt;Ilmu yang paling mulia adalah ilmu ushuluddin (pokok-pokok dien), karena tolok ukur mulianya sebuah ilmu tergantung pada kemulian yang mesti diilmui. Kebutuhan manusia kepada ilmu ini diatas kebutuhan penting lainnya, karena tiada hakekat hidup bagi hati dan tiada kenikmatan serta ketenteraman kecuali apabila ia mengenal Rabbnya, Sesembahan dan Penciptanya, lengkap dengan Asma’, Shifat serta perbuatan-perbuatan (Rubbubiyah)-nya. Akan tetapi adalah mustahil jika akal (fitrah) semata-mata dapat memahami rincian semua persoalan ushuluddin di atas. Oleh karenanya Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Kasih Sayang dengan segala hkmah serta kebijaksanaan-Nya mengutus para utusan-Nya supaya mengenalkan Allah pada umatnya dan mendakwahi mereka supaya mengabdi kepada-Nya. Allah menjadikan kunci serta intisari dakwah yang dilakukan oleh para Rasul itu ialah: Ma’rifat (mengenal) terhadap Allah lengkap dengan hak Ilahiyah, Asma’, Shifat serta perbuatan-perbuatan-Nya. Inilah tuntutan risalah para nabi semenjak nabi pertama hingga nabi terakhir&lt;/em&gt;.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sisi lain Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan: “&lt;em&gt;Risalah Nabi meliputi dua hal yaitu ilmu yang bermanfaat dan amal shalih"&lt;/em&gt;, sebagaimana terdapat dalam firman Allah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Dialah Allah yang telah mengutus rasul-Nya (dengan membawa) al Huda/ petunjuk dan agama yang benar untuk dimenangkan-Nya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrik tidak menyukai&lt;/em&gt;.” (Q.S. At Taubah: 33)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Huda pada ayat di atas ialah: ilmu yang bermanfaat sedangkan Dienul Haq ialah amal shalih yang terdiri dari ikhlas karena Allah dan mutaba’ah (ittiba’) kepada Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan ilmu inilah bakal tegak dienullah baik secara perkataan, perbuatan maupun keyakinan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Cara Mendapatkan Ilmu&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Berdo’a kepada Allah “…&lt;em&gt;Dan katakanlah,’Wahai Rabbku, tambahkanlah kepadaku ilmu&lt;/em&gt;.” (Thaha: 114)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bersungguh-sungguh dan berkeingi-nan keras dalam mencari ilmu, serta dengan mengharap ridha Allah. Imam Syafi’i mengatakan. “&lt;em&gt;Kamu tidak akan memperoleh ilmu, kecuali dengan enam hal: kecerdasan, gemar belajar, sungguh-sungguh, memiliki biaya, bergaul dengan guru dan perlu waktu lama&lt;/em&gt;”&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menjauhi segala maksiat dengan bertakwa kepada Allah. “&lt;em&gt;Hai orang-orang beriman, jika kamu bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan kepadamu furqan/ pembeda…&lt;/em&gt;” (Al Anfal: 29)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak sombong dan tidak malu dalam mencari ilmu.&lt;br /&gt;Aisyah pernah mengatakan, “&lt;em&gt;Wanita terbaik adalah wanita kaum Anshar, karena mereka tidak malu bertanya tentang agama&lt;/em&gt;.”&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ikhlas dalam mencari ilmu. Rasulullah bersabda:&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Barang siapa belajar suatu ilmu yang terkait dengan maksud karena Allah, tetapi dipelajari untuk tujuan keuntungan dunia, maka dia tidak akan mencium harumnya surga pada hari kiamat&lt;/em&gt;.” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengamalkan ilmu. Mungkin kita lupa sabda nabi tentang keutamaan ilmu Islam yang disebutkan dalam Shahih Al-Bukhari dan Shahih Muslim hadist dari Mu’awiyah yang berkata aku mendengar Rasulullah bersabda:&lt;br /&gt;“&lt;em style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Barangsiapa dikehendaki baik oleh Allah, maka Allah membuatnya memahami agama&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;.”&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div align="left"&gt;Ayat-ayat tersebut menegaskan bahwa orang yang bertakwa kepada Allah akan diberi ilmu, sehingga ia akan mampu membedakan yang hak dan yang bathil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan penjelasan di atas maka &lt;strong&gt;mestinya setiap hamba Allah mengkaji ulang kembali adakah ilmu yang diyakini itu sudah benar&lt;/strong&gt;, atau &lt;em&gt;mungkin&lt;/em&gt; ilmunya itu sekedar angan-angan kosong belaka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh &lt;em&gt;aneh dan ironis&lt;/em&gt; jika seorang berniat akan beribadah terus selama hidupnya kepada Allah, &lt;strong&gt;tapi ia tidak mau tau cara ibadah yang diajarkan RasulNya&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu marilah kita bersama-sama untuk mengkaji apa-apa yang dibutuhkan sebagai hamba Allah agar kita tidak menyesal nantinya. Ingat umur kita yang hanya hidup sebentar di dunia dan kekal di akherat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Wallahu A’lam&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Maraji’&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.salafyoon.cjb.net/"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;www.Salafyoon.cjb.net&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://nasa277.googlepages.com/al_ilmu_first.zip"&gt;Download artikel ini...&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4050745571476069787-6067901986934554120?l=think-essential.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://think-essential.blogspot.com/feeds/6067901986934554120/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4050745571476069787&amp;postID=6067901986934554120' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4050745571476069787/posts/default/6067901986934554120'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4050745571476069787/posts/default/6067901986934554120'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://think-essential.blogspot.com/2001/01/al-ilmu-first.html' title='Al Ilmu First!'/><author><name>- n/a -</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04439435973090493318</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='10' src='http://3.bp.blogspot.com/_-ogg5WCmaP8/ScReT1mxhjI/AAAAAAAACGs/h5xzFmlC1u8/S220/kangarul_gogle.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_-ogg5WCmaP8/RzQE95p5IuI/AAAAAAAAAC0/wI_N6dZh4LI/s72-c/ilmu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4050745571476069787.post-388780186911042259</id><published>2001-01-01T03:00:00.000-08:00</published><updated>2009-08-07T05:40:27.327-07:00</updated><title type='text'>Agama adalah Mudah</title><content type='html'>Hakikat Hidup:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengabdi (beribadah) kepada Allah SWT (QS 51:56)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tujuan dalam segala aktifitas Kehidupan:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mardhotillah (ridha Allah SWT) dg turunannya kehidupan abadi (kebahagiaan) di akherat kelak, kehidupan yg sebenarnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pedoman Hidup:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Al Quran &amp;amp; As Sunnah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Teladan Utama:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rasulullah Muhammad SAW&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Musuh Abadi selama kehidupan di Dunia:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Syetan (dari jenis Jin &amp;amp; Manusia)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saudara adalah:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Semua orang mukmin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dan tidaklah Kami mengutus para rasul itu melainkan untuk memberikan kabar gembira dan memberi peringatan. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Barangsiapa yang beriman dan mengadakan perbaikan, maka tak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati&lt;/span&gt;." (QS 6:48)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Istiqamah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah", &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita&lt;/span&gt;." (QS 46:13)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4050745571476069787-388780186911042259?l=think-essential.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://think-essential.blogspot.com/feeds/388780186911042259/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4050745571476069787&amp;postID=388780186911042259' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4050745571476069787/posts/default/388780186911042259'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4050745571476069787/posts/default/388780186911042259'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://think-essential.blogspot.com/2001/01/agama-adalah-mudah.html' title='Agama adalah Mudah'/><author><name>- n/a -</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04439435973090493318</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='10' src='http://3.bp.blogspot.com/_-ogg5WCmaP8/ScReT1mxhjI/AAAAAAAACGs/h5xzFmlC1u8/S220/kangarul_gogle.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4050745571476069787.post-3757484117204535402</id><published>2001-01-01T02:00:00.000-08:00</published><updated>2009-09-26T16:59:42.474-07:00</updated><title type='text'>Nasihat Lukman kepada anaknya dalam Al Quran</title><content type='html'>1. ... "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bersyukurlah kepada Allah&lt;/span&gt;. Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yg tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji&lt;/span&gt;." (QS Luqman: 12)&lt;br /&gt;2. ... "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hai anakku &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;janganlah kamu mempersekutukan Allah&lt;/span&gt;, sesungguhnya mempersekutukan Allah (syirik) adalah benar-benar kezaliman yang besar&lt;/span&gt;," (QS Luqman: 13)&lt;br /&gt;3. ... &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;(berbuat baik) kepada dua orang ibu bapaknya&lt;/span&gt;; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah,  dan menyapihnya dalam dua tahun. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bersyukurlah kepada-Ku  dan kepada dua orang ibu-bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu&lt;/span&gt;. (QS Luqman: 14)&lt;br /&gt;4. ... dan  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali  kepada-Ku&lt;/span&gt;, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Kuberitakan kepadamu apa  yang telah kamu kerjakan. (QS Luqman: 15)&lt;br /&gt;5. “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hai anaku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi dan berada dalam batu atau di langit atau berada di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membawanya) sesungguhnya Allah maha halus lagi maha mengetahui&lt;/span&gt;." (QS Luqman: 16)&lt;br /&gt;6.  “&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Hai anaku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (Allah)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;.&lt;/span&gt;" (QS Luqman: 17)&lt;br /&gt;7. “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan dimuka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri&lt;/span&gt;.“ (QS Lukman: 18)&lt;br /&gt;8. “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dan sederhanakanlah kamu dalam berjalan dan rendahkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruknya suara ialah suara keledai&lt;/span&gt;.” (QS Luqman: 19)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah nasehat-nasehat Lukman Hakim dalam Al-Quran yang merupakan motifasi bagi kita untuk diikuti dan diamalkan sebab semua nasehat Lukman Hakim tersebut merupakan bagian iman yang esensial dan termasuk sifat-sifat yang agung oleh karena itu sepatuhnya bagi kita untuk menjadikan nasehat-nasehat tersebut sebagai bahan renungan bagi kita kemudian kita realisasikan dalam kehidupan sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Nasihat-nasihat Lukman Hakim lainnya…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.duriyat.or.id/artikel/mutiara1.htm"&gt;http://www.duriyat.or.id/artikel/mutiara1.htm&lt;/a&gt; s/d &lt;a href="http://www.duriyat.or.id/artikel/mutiara8.htm"&gt;http://www.duriyat.or.id/artikel/mutiara8.htm&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4050745571476069787-3757484117204535402?l=think-essential.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://think-essential.blogspot.com/feeds/3757484117204535402/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4050745571476069787&amp;postID=3757484117204535402' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4050745571476069787/posts/default/3757484117204535402'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4050745571476069787/posts/default/3757484117204535402'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://think-essential.blogspot.com/2001/01/nasihat-lukman-kepada-anaknya-dalam-al.html' title='Nasihat Lukman kepada anaknya dalam Al Quran'/><author><name>- n/a -</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04439435973090493318</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='10' src='http://3.bp.blogspot.com/_-ogg5WCmaP8/ScReT1mxhjI/AAAAAAAACGs/h5xzFmlC1u8/S220/kangarul_gogle.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4050745571476069787.post-5338918669134493871</id><published>2001-01-01T01:00:00.000-08:00</published><updated>2012-02-13T04:16:31.778-08:00</updated><title type='text'>Tanya… nanya… Cari Tahu… nyari tahu…</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;br /&gt;Hadis riwayat Abu Hurairah ra: Bahwa seorang badui datang menemui Rasulullah saw lalu berkata: "&lt;i&gt;Wahai Rasulullah, tunjukkanlah kepadaku suatu perbuatan yang apabila aku lakukan, aku akan masuk surga. Rasulullah saw bersabda: '&lt;b&gt;Engkau beribadah kepada Allah tanpa menyekutukan-Nya dengan sesuatu, mendirikan salat fardu, membayar zakat dan puasa Ramadhan.&lt;/b&gt;' Orang itu berkata: 'Demi Zat yang menguasai diriku, aku tidak akan menambah sedikit pun dan tidak akan menguranginya.' Ketika orang itu pergi, Nabi saw. bersabda: 'Barang siapa yang senang melihat seorang ahli surga, maka lihatlah orang ini.'&lt;/i&gt;" (HR Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Percaya &amp;amp; Membenarkan…&lt;br /&gt;*Apakah Anda seorang &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mukmin&lt;/span&gt; (yang ber-&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;iman&lt;/span&gt;)?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda percaya adanya satu Zat Yang Maha Sempurna yg menciptakan &amp;amp; mengatur alam semesta ini yaitu Allah swt?&lt;br /&gt;Apakah Anda percaya adanya seorang Nabi &amp;amp; Rasul (utusan) Allah swt yaitu Muhammad saw, kemudian membenarkan, mengimani &amp;amp; mengikuti ajaran/syariat beliau bawa? Juga membenarkan adanya Nabi-nabi dan Rasul-rasul yang diutus Allah swt sebelum Nabi dan Rasul Muhammad saw.&lt;br /&gt;Apakah Anda percaya bahwa Quran itu adalah satu-satunya petunjuk &amp;amp; pedoman hidup seorang mukmin yg telah Allah swt wahyukan melalui malaikat Jibril kepada Rasul-Nya? Juga membenarkan adanya Kitab-kitab yang diturunkan Allah swt sebelum turunnya Quran yaitu Kitab Zabur, Taurat dan Injil.&lt;br /&gt;Apakah Anda percaya akan hal yg Ghaib? Akan adanya Malaikat, Jin, Iblis dst?&lt;br /&gt;Apakah Anda percaya akan adanya Kehidupan Akherat? Adanya Syurga? Adanya Neraka?&lt;br /&gt;-Apakah Anda percaya bahwa kalau Anda menjalankan syari’at yg diajarkan dalam Islam akan memperoleh pahala dan balasan Syurga?&lt;br /&gt;-Apakah Anda percaya bahwa kalau Anda menolak syariat yg diajarkan Islam akan mendapat murka Allah dan dimasukkan ke dalam Neraka?&lt;br /&gt;Apakah Anda percaya akan Takdir Allah swt?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Apakah Anda TAHU bahwa hanya Islam-lah adalah SATU-SATUNYA jalan KEBENARAN?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Berserah &amp;amp; Bertindak…&lt;br /&gt;*Apakah Anda seorang &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Muslim&lt;/span&gt; (yg mengaku beragama &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Islam&lt;/span&gt;)?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Apakah Anda tahu &amp;amp; percaya adanya satu tuhan yaitu Allah swt &amp;amp; Muhammad itu adalah rasul (utusan) Allah swt? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;dan&lt;/span&gt; Apakah Anda tahu bahwa Allah swt memerintahkan kita untuk shalat, zakat, puasa dan berhaji?&lt;br /&gt;Berarti…&lt;br /&gt;-Anda harus mendirikan shalat 5 waktu setiap hari!&lt;br /&gt;-Anda harus menunaikan zakat yg hanya 2,5% dari rizki Allah swt yg Anda terima!&lt;br /&gt;-Anda harus melaksanakan puasa di bulan Ramadhan!&lt;br /&gt;-Anda jika mampu, Anda harus berangkat haji yg hanya diwajibkan 1x dalam seumur hidup!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ihsan&lt;/span&gt;…&lt;br /&gt;*Apakah Anda seorang &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Muhsin&lt;/span&gt;?&lt;br /&gt;-Beribadah kepada Allah Azza wa Jalla seakan-akan engkau melihat-Nya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;-seandainya engkau tidak dapat melihat-Nya, engkau yakin bahwa Dia melihatmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*** Akhirnya, ...Apakah Anda/Saya seorang &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mutaqin&lt;/span&gt; (orang yg ber-&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TAQWA&lt;/span&gt;)?&lt;br /&gt;Apakah Anda/Saya menjalankan setiap perintah Allah swt dan menjauhi /meninggalkan setiap larangan-Nya?&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4050745571476069787-5338918669134493871?l=think-essential.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://think-essential.blogspot.com/feeds/5338918669134493871/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4050745571476069787&amp;postID=5338918669134493871' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4050745571476069787/posts/default/5338918669134493871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4050745571476069787/posts/default/5338918669134493871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://think-essential.blogspot.com/2001/01/tanya-nanya-cari-tahu-nyari-tahu.html' title='Tanya… nanya… Cari Tahu… nyari tahu…'/><author><name>- n/a -</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04439435973090493318</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='10' src='http://3.bp.blogspot.com/_-ogg5WCmaP8/ScReT1mxhjI/AAAAAAAACGs/h5xzFmlC1u8/S220/kangarul_gogle.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
